Padang, Khazminang.id – Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla menegaskan, PMI siap memberikan layanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana hingga keadaan pulih kembali.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan PMI Sumatera Barat dengan menyalurkan sebanyak 1.500 paket school kit dari Hongkong Red Cross untuk anak-anak pelajar yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Agam, Pesisir Selatan, dan Tanah Datar pada November lalu, Senin (16/2026).
“Masing-masing daerah terdampak bencana mendapatkan 500 paket school kit,” ucap Ketua Bidang PB dan Logistik PMI Provinsi Sumatera Barat, Hidayatul Irwan.
Pendistribusian bantuan tahap awal ini adalah untuk penghuni huntara di Taratak Baru dan Limau Hantu Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan. Selanjutnya akan didistribusikan di Kecamatan Batang, Batang Kapas dan daerah terdampak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Kegiatan distribusi bantuan tersebut akan dilakukan hingga tanggal 4 Juni mendatang.
“Kami sudah berbagi tugas untuk proses pendistribusian bantuan tersebut dan semoga dapat tersalurkan sesuai jadwal yang sudah direncanakan, ” terang Hidayat.
School kit yang diberikan, lanjut Hidayat berisi tas sekolah, botol minuman, box makanan, alat tulis seperti pulpen, buku tulis, penggaris, penghapus dan kotak pensil. Diketahui satu paket school kit tersebut bernilai Rp. 517 ribu.
“Jadi kalau ditotalkan semuanya, Sumbar itu mendapat kurang lebih sebanyak Rp. 775,5 juta,” katanya.
Tidak hanya Sumbar, pada waktu yang sama bantuan school kit juga disalurkan PMI kepada dua provinsi lain, di antaranya Aceh dan Sumatera Utara.
Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar Dt Bagindo Kayo mengucapkan terima kasih kepada Hongkong Red Cross atas bantuan yang diberikan. Ia berharap kepada PMI kabupaten yang menerima agar amanah dan dapat menyalurkan bantuan ini sesuai target perencanaan.
“Bantuan ini agar diberikan kepada mereka yang berhak dan tepat sasaran, ” ujar Aristo.
Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim yang sekaligus sebagai Ketua PMI Kabupaten Pesisir Selatan yang ikut dalam pendistribusian kali ini mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana alam.
“Anak-anak semoga semakin semangat belajar dan melanjutkan pendidikan, meskipun kita masih berusaha pulih dari bencana yang melanda,” tutur Risnaldi.
Pengurus dan relawan PMI Kabupaten Pesisir Selatan, ucap Risnaldi, akan mendukung dan siap melaksanakan tugas kemanusiaan ini.
“Sebagaimana arahan dari PMI Provinsi, harus selesai dari 2 hari, akan kita realisasikan distribusi bantuan ini, ” tegasnya.
Kebahagiaan para penghuni huntara Taratak Baru diungkapkan oleh Ernawilis (46),orang tua dari Husnul Fikri, salah satu penerima bantuan school kit. Bantuan ini diakui Erna datang disaat yang tepat dimana proses belajar mengajar tahun ajaran baru akan dimulai.
“Alhamdulillah, ini sudah masuk ajaran baru, jadi anak-anak sudah ada tas barunya, ” tutur Erna. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






