Padang-Hengkangnya top soccer Liga 4 Sumbar, Carrel Syadef dari tim PSP Padang masih menjadi tanya besar bagi insan sepakbola ranah minang. Banyak info yang berseliweran di lapangan, ada yang menyatakan, Carrel keluar karena Indisipliner, ada juga yang bilang mantan pemain PSP Yunior ini ikut turnamen antar kampung.
Terlepas dari informasi itu, tentu Carrel punya alasan tersendiri soal keputusan keluar dari tim yang masih berjuang di Liga 4 ini.
“Saya yang hidup di sepakbola tentu punya alasan keluar dari PSP. Intinya, kalau ada asap, tentu ada api,” terang Carrel, Minggu (23/5/26)
Katanya, dia mengakui mengikuti sebuah turnamen antar kampung, dan itu melanggar kesepakatan, tapi apakah kesepakatan juga dijalankan pihak yang berkompeten, sebagai pemain yang benar-benar hidup di sepakbola, tentu butuh biaya hidup. Sedangkan di sini macet,
“Sebagai pemain saya juga punya target, termasuk di PSP. Salah satu target saya membawa PSP ke Liga 3, tapi takdir berkata lain, saya tidak berjodoh dengan PSP. Apa saya putuskan ada sebabnya. Hidup saya di sepakbola. Kalau di sini macet dan tidak sesuai kesepakatan, tentu saya terpaksa cari di tempat lain. Kalau tidak biaya saya dan keluarga pakai apa,” tegasnya.
Seperti diketahui, Striker muda nan tajam yang menjadi ujung tombak lini depan PSP, Carrel Syadef,hengkang dan meninggalkan klub berjuluk Pandeka Minang tersebut.
Keputusan ini terbilang mengejutkan, soalnya Peran Carel sepanjang musim dinilai sangat krusial sebagai mesin gol utama tim. (***)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






