Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

ICOF 2026 Universitas Fort De Kock, Perkuat Kolaborasi Lintas Negara Hadapi Tantangan Global

×

ICOF 2026 Universitas Fort De Kock, Perkuat Kolaborasi Lintas Negara Hadapi Tantangan Global

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Universitas Fort De Kock Bukittinggi menyelenggarakan Seminar Internasional ICOF 2026 yang fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi tantangan perubahan global.
  • Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dan pembangunan SDM yang adaptif terhadap teknologi dengan tetap berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
  • Konferensi yang menghadirkan pakar dari berbagai negara ini selaras dengan tren positif Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatra Barat yang menempati peringkat keenam nasional dengan angka 77,27 pada tahun 2025.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Bukittinggi, Khazminang.id — Universitas Fort De Kock Bukittinggi menggelar Seminar Internasional The 2nd International Conference of Fort De Kock University (ICOF 2026), Jumat (22/05/2026). Seminar yang mengusung tema “The Effect of Global Change Across Multiple Sectors to Increase Quality of Human Resources” itu dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan, konferensi internasional tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas negara untuk menghadapi tantangan perubahan global, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kami mengucapkan selamat datang kepada para narasumber dan peserta seminar internasional di Kota Bukittinggi, kota wisata di Ranah Minang yang kaya akan budaya, tradisi intelektual, dan nilai kebersamaan,” ujar Mahyeldi.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan sektor kesehatan, pendidikan, keterampilan, dan daya saing masyarakat sebagaimana tertuang dalam visi “Sumatera Barat Madani yang Maju dan Berkeadilan”.

Baca Juga:  PSLA Pesta Gol di Liga Terakhir Babak Penyisihan Liga 4 Sumbar, Arisal Aziz Kembali Kucurkan Bonus

Menurutnya, tantangan global seperti revolusi industri 4.0, perubahan iklim, ekonomi digital hingga krisis pangan harus dijawab dengan kesiapan daerah dalam membangun SDM yang unggul namun tetap berakar pada nilai budaya dan agama.

Ia menjelaskan, falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) menjadi fondasi penting dalam pembangunan manusia di Sumatera Barat. Filosofi tersebut dinilai mampu menjadi kekuatan moral sekaligus identitas masyarakat Minangkabau di tengah arus globalisasi.

“Strategi peningkatan sumber daya manusia harus berorientasi pada dua kata kunci yakni adaptif dan berbudaya. Adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan global, namun tetap menjaga identitas budaya Minangkabau sebagai kekuatan dan pembeda di tingkat global,” katanya.

Mahyeldi juga menyebutkan bahwa capaian pembangunan manusia di Sumatera Barat terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data BPS tahun 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Barat mencapai 77,27 atau meningkat 0,84 poin dibanding tahun sebelumnya dan menempatkan Sumbar pada peringkat keenam nasional.

Konferensi internasional ICOF 2026 menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar dari berbagai negara di antaranya Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Australia, Arab Saudi serta akademisi nasional dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Baca Juga:  Sabak Saja Cukup

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Universitas Fort De Kock Bukittinggi Drs. H. Zainal Abidin, MM, Ketua Yayasan Universitas Fort De Kock Bukittinggi H. Windasnofil, SKM, MM, Rektor Universitas Fort De Kock Prof. Dr. Hj. Evi Hasnita, SPd. Ns. M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Aklima, MPH, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Ramli Andrian, SKM, MKM, CEO Putra Specialist Hospital Melaka beserta jajaran, serta para rektor perguruan tinggi mitra dan peserta seminar internasional. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.