Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Pansus II DPRD Kota Bukittinggi Fokus Pada Sektor Perekonomian Daerah

×

Pansus II DPRD Kota Bukittinggi Fokus Pada Sektor Perekonomian Daerah

Sebarkan artikel ini
Ketua Pansus II, Hj. Elfianis, A.Md, saat menjelaskan pada rapat lanjutan
Singkatnya Gini...
  • Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Bukittinggi menggelar rapat lanjutan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2025 dengan fokus pada evaluasi sektor perekonomian daerah.
  • Pembahasan mencakup pendalaman capaian kinerja pada bidang perdagangan, UMKM, ketenagakerjaan, hingga pelayanan investasi guna memastikan program kerja berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
  • Rapat tersebut menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi antarperangkat daerah dalam meningkatkan daya saing daerah serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Bukittinggi, khazminang.id- Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Bukittinggi, Senin (6/4/2026) di dalam gedung parlemen, kembali menggelar rapat lanjutan dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bukittinggi Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus II, Hj. Elfianis, S..M, diikuti Anggota Pansus II, serta didampingi jajaran Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi dan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Emil Achir, S.Sos, yang mewakili Asisten terkait, serta sejumlah kepala perangkat daerah, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Dalam rapat lanjutan ini, Pansus II melanjutkan pembahasan secara komprehensif terhadap LKPJ Wali Kota Tahun 2025, dengan fokus pada sektor perekonomian daerah. Pembahasan mencakup bidang perdagangan, perindustrian, koperasi dan UMKM, tenaga kerja, serta investasi dan pelayanan perizinan.

Pendalaman dilakukan terhadap capaian kinerja masing-masing perangkat daerah, efektivitas pelaksanaan program, serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bukittinggi.

Baca Juga:  ParagonCorp Dukung Pengembangan Talenta Digital Indonesia Lewat EKKA 2025

Pada arahannya, Ketua Pansus II, Hj. Elfianis, A.Md, menegaskan bahwa pembahasan LKPJ bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memastikan seluruh program pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa program di sektor perdagangan, UMKM, tenaga kerja, hingga investasi benar-benar berjalan efektif dan tepat sasaran. Harapannya, daya saing daerah meningkat serta peluang usaha dan lapangan kerja semakin terbuka bagi masyarakat,” ujarnya.

Elfianis menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi antar perangkat daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, seluruh OPD diminta menyajikan data yang akurat dan terukur sebagai dasar evaluasi.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Emil Achir, S.Sos, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi terus berupaya meningkatkan kinerja sektor perekonomian melalui berbagai program strategis sepanjang tahun 2025.
Menurutnya, penguatan UMKM, peningkatan investasi, serta penyederhanaan pelayanan perizinan menjadi fokus utama pemerintah daerah.

“Kami menyadari masih terdapat berbagai kendala di lapangan. Namun ke depan, kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan, meningkatkan pelayanan, serta memperkuat sinergi lintas sektor,” ungkapnya.

Baca Juga:  Korban Kebakaran Pasar Payakumbuh Dapat Bantuan Beras dari Pemprov Sumbar

Selain itu, Pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja lokal melalui pelatihan dan pemberdayaan, agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.

Rapat berlangsung dinamis dan interaktif, dengan berbagai masukan, pertanyaan, serta catatan strategis dari anggota Pansus II. Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain:Penguatan sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat, Peningkatan kualitas pelayanan perizinan, Optimalisasi potensi investasi daerah, Peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal.

Rapat lanjutan ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, guna memastikan program pembangunan berjalan optimal, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bukittinggi. (Iwin SB)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.