Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Wali Kota Bukittinggi Perkuat Diplomasi Internasional dengan Dubes Belanda dan Jerman Sukseskan 100 Tahun Jam Gadang

×

Wali Kota Bukittinggi Perkuat Diplomasi Internasional dengan Dubes Belanda dan Jerman Sukseskan 100 Tahun Jam Gadang

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH memberikan miniatur jam gadang kepada Dubes Belanda
Singkatnya Gini...
  • Wali Kota Bukittinggi mengadakan pertemuan diplomatik dengan perwakilan Belanda dan Jerman untuk memperkuat kerja sama internasional dalam menyongsong peringatan 100 tahun Jam Gadang pada 2026.
  • Pemerintah Kota Bukittinggi berupaya mengakses arsip sejarah pembangunan Jam Gadang di Belanda sekaligus mengundang perwakilan keluarga Kerajaan Belanda untuk menghadiri puncak peringatan satu abad ikon kota tersebut.
  • Peringatan 100 tahun Jam Gadang diproyeksikan sebagai momentum penguatan pariwisata dan literasi internasional, yang akan dimeriahkan melalui penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 pada Juni 2026.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Bukittinggi, khazminang.id- Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH terus memperkuat jejaring diplomasi Internasional dalam rangka menyukseskan peringatan 100 tahun Jam Gadang tahun 2026. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pertemuan bersama Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, dan Wakil Duta Besar Jerman yang berlangsung di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Pertemuan tersebut difasilitasi dan turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya diplomasi daerah (city diplomacy) dalam memperluas kerja sama Internasional di bidang budaya, sejarah dan literasi.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Pertemuan ini menjadi langkah penguatan narasi sejarah maupun promosi pariwisata Internasional, mengingat keterkaitan historis Jam Gadang dengan Eropa, khususnya pada teknologi mesin jam yang memiliki kemiripan dengan Big Ben.

Dalam dialog bersama pihak Belanda, pembahasan difokuskan pada penguatan aspek historis pembangunan Jam Gadang. Selain dikenal sebagai karya arsitek lokal Minangkabau, bangunan ini juga memiliki nilai sejarah internasional, termasuk penggunaan mesin jam yang berasal dari Jerman. Untuk itu, Pemerintah Kota Bukittinggi mendorong adanya kerja sama dalam memperoleh akses terhadap arsip dan dokumen asli pembangunan Jam Gadang periode 1925-1926 yang tersimpan di Belanda.

Baca Juga:  Antusiasme Tinggi, Menaker Ajukan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menjelaskan, sebagai bagian dari penguatan hubungan historis tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi menyampaikan undangan kepada perwakilan keluarga Ratu Wilhelmina untuk dapat hadir pada puncak peringatan 100 tahun Jam Gadang, mengingat Jam Gadang dibangun sebagai hadiah dari Ratu Belanda pada masa kolonial.

“Peringatan 100 tahun Jam Gadang tidak hanya akan menjadi seremoni semata, tetapi dikemas sebagai momentum strategis untuk mengangkat Bukittinggi ke panggung Internasional melalui penguatan budaya dan literasi. Salah satu agenda unggulan adalah penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang akan digelar pada 3–7 Juni 2026,” ujar Ramlan. (Iwin SB)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.