Bukittinggi, khazminang.id- Andi Putra seorang yang jenius, lugas dalam berbicara di depan publik dan familiar dengan warga masyarakat, melakukan kegiatan reses perorangan Anggota DPRD Kota Bukittinggi Masa Sidang II Tahun 2025/2026 Daerah Pemilihan (Dapil) Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kamis (30/4/2026) di RT 06 RW 02 halaman rumah Nita Renvil jalan Ipuh Mandiangin Kelurahan Campago Ipuh Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS).
Disampaikan Andi Putra politisi Fraksi Partai NasDem kepada wartawan setelah acara kegiatan reses, bahwa reses ini menjadi kewajiban bagi anggota legislatif untuk dijalankan, tujuannya agar aspirasi yang disampaikan warga masyarakat khususnya warga Kelurahan Campago Ipuh dapat difasilitasi untuk diperjuangkan di dalam gedung parlemen.
Reses perorangan Andi Putra yang lebih familiar dengan nama Andi Sultan, dibuka Wali Kota Bukittinggi diwakili Camat Mandiangin Koto Selayan dan dihadiri SKPD terkait, Ketua RW, RT, LPM, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, Tokoh masyarakat dan ratusan warga masyarakat.
Lebih lanjut dikatakannya, reses perorangan yang kini dilakukan memang berbeda dari reses perorangan sebelumnya. Reses pada hari ini banyak permasalahan aspirasi warga masyarakat kami terkait jalan lingkung di beberapa tempat, ini menjadi catatan kami nanti di DPRD untuk memperjuangkan perbaikan jalan-jalan lingkung khususnya di Dinas Perkim.
Jadi dapat dikatakan kegiatan reses perorangan yang kini kami lakukan terfokus pada jalan lingkung, dan juga ada warga masyarakat yang memberikan aspirasi mengenai tumpukan sampah yang dapat menimbulkan penyakit dan juga penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditimbulkan nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Mengenai DBD waktu itu, kami sudah menyampaikan kepada Lurah Campago Ipuah untuk ditindak lanjuti. Tapi kini Lurah telah berganti dari yang lama menjadi Lurah yang baru.
Diketahui aspirasi warga masyarakat yang mengapung saat kegiatan reses, yaitu, kegiatan remaja untuk di Masjid atau Musholla guna mengimarahkan Surau Gemilang yang diprogramkan Wali Kota Bukittinggi. Permintaan warga masyarakat tentang pembenahan saluran air pada drainase yang tidak sempurna agar tidak terjadi genangan air sewaktu hujan. Ada juga warga masyarakat menyampaikan tentang penerangan lampu jalan dan pencegahan DBD agar tidak meluas, ini semua menjadi catatan kami.
Jadi permasalahan yang disampaikan warga masyarakat melalui aspirasinya berkaitan dengan infrastruktur, sarana prasarana publik dan kesehatan, ucap Andi Putra.
Terkait dana pokok-pokok pikiran (pokir), ini kan termasuk kesepakatan kita dengan Pemerintah Daerah. Mudah-mudahan tahun anggaran 2027 tidak ada lagi pemangkasan untuk dana pokir, pungkas Andi Putra. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






