Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
BeritaEkonomi

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas Lewat Pelatihan Wirausaha

×

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas Lewat Pelatihan Wirausaha

Sebarkan artikel ini
Suasana Kegiatan Layanan Kewirausahaan 2026 bertema “Wirausaha Inklusif, Tumbuh Bersama"
Singkatnya Gini...
  • Kementerian Ketenagakerjaan memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan kewirausahaan guna mendorong kemandirian ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru.
  • Staf Khusus Menaker menekankan pentingnya transformasi paradigma dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja dengan mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif serta teknologi digital.
  • Kemnaker memfasilitasi pengembangan usaha melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang memberikan pendampingan dan akses pembiayaan agar pelaku usaha rintisan dapat meningkatkan skala bisnisnya.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Bantul, Khazminang.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan kewirausahaan, agar penyandang disabilitas dapat mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi pencipta lapangan kerja.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab, saat membuka Kegiatan Layanan Kewirausahaan 2026 bertema “Wirausaha Inklusif, Tumbuh Bersama”, di Bantul, Jumat (17/4/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Dalam keterangan pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan yang diterima Khazminang.id, Senin (20/4/2026), Sukro Muhab menjelaskan, peluang kerja harus terus diperluas untuk mengoptimalkan potensi nasional yang ada. Menurutnya, pekerjaan tidak terbatas pada sektor formal seperti pegawai negeri atau karyawan perusahaan. Peluang kerja juga terbuka melalui usaha mandiri, ekonomi kreatif, dan pemanfaatan teknologi digital.

“Lowongan kerja itu ada di mana-mana. Tidak hanya di perusahaan, tetapi juga bisa diciptakan sendiri. Yang perlu kita dorong adalah bagaimana masyarakat beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Sukro mengatakan bahwa Kemnaker menghadirkan dua fokus utama, yakni pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas serta penguatan usaha bagi pelaku UMKM rintisan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi hambatan untuk berkarya.

Baca Juga:  Satpol PP Tertibkan PKL Pasar Raya Barat Padang

“Keterbatasan fisik bukan penghalang.

Yang terpenting adalah kreativitas dan kemampuan berpikir. Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki akses yang sama untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” tegasnya.

Selain pelatihan, Kemnaker juga membuka peluang pengembangan usaha lanjutan melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Program ini ditujukan bagi peserta yang telah merintis usaha agar dapat naik kelas dan memperluas skala usahanya.

“Kami tidak hanya melatih, tetapi juga mendampingi dan membuka akses pembiayaan. Harapannya, usaha yang dirintis dapat berkembang dan bahkan menyerap tenaga kerja baru,” ujarnya. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.