Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Komunitas

Tercatat Sebagai Pendaftar Pertama Bacalon Ketua Umum Alumni UBH, Mardiansyah Siap Tingkatkan Daya Saing Alumni

×

Tercatat Sebagai Pendaftar Pertama Bacalon Ketua Umum Alumni UBH, Mardiansyah Siap Tingkatkan Daya Saing Alumni

Sebarkan artikel ini
Direktur Operasi II  PT Hutama Karya Persero Mardiansyah didampingi tim saat menyerahkan berkas formulir pendaftaran kepada panitia Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2030
Singkatnya Gini...
  • Panitia Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta (IA UBH) periode 2026–2030 resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua umum yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 April 2026 di Padang.
  • Direktur Operasi II PT Hutama Karya (Persero), Mardiansyah, menjadi pendaftar pertama dengan visi mengonsolidasikan potensi alumni guna meningkatkan daya saing serta kontribusi nyata terhadap akreditasi kampus.
  • Proses pemilihan akan melibatkan 37 pemilik suara sah melalui tahapan verifikasi administratif yang ketat dan transparan untuk menjamin kualitas kepemimpinan organisasi bagi sekitar 70.000 alumni UBH.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2030 mulai “dibanjiri” peminat jadi pemimpin alumni perguruan tinggi swasta cukup bergengsi di ibu kota Sumatera Barat itu.

Setidaknya, sudah empat orang kandidat bakal calon (Bacalon) Ketua Umum yang telah mengambil formulir pendaftaran, Sabtu (4/4/2026) di Sekretariat Panitia kawasan Wisma Indah I Padang. 

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Direktur Operasi II  PT Hutama Karya Persero Mardiansyah tercatat sebagai pendaftar pertama menyerahkan formulir didampingi timnya Sonny Affandi, Rio Agusti Firnando dan lainnya kepada Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TOP) Victor Siagian didampingi Ketua OC,  Adrian Luthan.

Mubes Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2030 itu menurut rencana akan digelar pada 10–12 April 2026 nanti di Kampus I UBH, Padang memperebutkan 37 suara pemilih dari berbagai Komisariat. 

Usai mendaftar, kepada media yang hadir Mardiansyah mengatakan, motivasinya maju sebagai calon ketua umum untuk memajukan organisasi alumni Universitas Bung Hatta Sekaligus membuka jalan bagi alumni-alumni UBH khususnya dalam meningkatkan daya saing dari alumni itu sendiri yang diharapkan nanti berdampak pada peringkat dan prestasi dari kampus UBH sendiri. 

Baca Juga:  Dukung Ekonomi Kreatif, Mahasiswa KKN Unitas Padang Kembangkan Inovasi UMKM Keripik Pisang Lumer

“Saya lihat sejauh ini banyak alumni UBH yang berprestasi di luaran sana tapi sayangnya belum terkonsolidasi dan terkumpulkan sehingga dampaknya terhadap Kampus belum signifikan,” jelasnya. 

Untuk itu, tegas Mardiansyah yang akrab disapa Dian ini, jika dipercaya menjadi Ketua Umum Alumni UBH, ia bertekad akan mengumpulkan potensi-potensi alumni sehingga bisa solid agar  bisa berdampak nyata pada peningkatan akreditasi kampus.

Dia juga mengaku sudah mempersiapkan Tim untuk melakukan konsolidasi pada alumni khususnya para pemilik suara untuk bisa meraih kursi ketua umum Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2030 pada Mubes 2026 ini. 

Banyak pihak mengungkapkan, Alumni Fakultas Teknik UBH Lulusan 2002 yang sebelumnya menjabat sekretaris perusahaan PT Hutama Karya (Persero) ini dinilai memiliki segudang pengalaman di bidang Infrastruktur. 

Sementara Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Mubes Alumni UBH, Victor Siagian menegaskan, setelah penyerahan berkas pendaftaran selanjutnya TPP 

Dia mengungkapkan, pendaftaran akan berakhir hari ini (Sabtu) pukul 17.00 WIB, dan selanjutnya pada 6-7 April dilakukan verifikasi berkas dan 8 April TPP dan OC akan mengumumkan Calon yang lolos verifikasi. 

Baca Juga:  Prof. Indrayuda, Ph. D., Lantik Pengurus Besar Asosiasi Pencak Silat Disabilitas Indonesia

Ditegaskan, seluruh proses pencalonan dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan sesuai aturan yang telah ditetapkan panitia. Setiap bakal calon, kata dia, wajib memenuhi persyaratan administratif dan substantif sebelum ditetapkan sebagai calon resmi, antara lain mendapatkan dukungan minimal dari tujuh pemilik suara sah, memiliki pengalaman organisasi, serta tidak berstatus sebagai dosen di UBH.

Ketua Pelaksana Mubes, Henddy Adrian Luthan, menyebut aturan pencalonan dirancang untuk memastikan kualitas kepemimpinan organisasi alumni ke depan.

“Persyaratan ini penting agar kandidat memiliki legitimasi kuat dan kapasitas dalam memimpin organisasi secara profesional,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen panitia untuk menjaga netralitas selama seluruh tahapan berlangsung.

Mubes Alumni UBH akan diikuti sekitar 37 pemilik hak suara yang berasal dari unsur Dewan Pengurus Daerah (DPD), Dewan Pengurus Cabang (DPC), serta komisariat fakultas.

Secara keseluruhan, jumlah alumni UBH diperkirakan mencapai sekitar 70.000 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.

Baca Juga:  Melalui 11 Program Catha Ekadasa, ICCN Akan Invasi Kota dan Kabupaten Kreatif