Padang-Mentri Desa dan PDT RI, Yandri Susanto memberi apresiasi kepada tokoh Ranah Minang Arisal Aziz yang terus mencetak SDM dengan mendirikan akademi sepakbola berbasis pesantren.
“Ini langkah luar biasa dan sangat patut di apresiasi, soalnya sangat jarang tokoh yang melakukan ini. Saya lihat Arisal Ariz benar-benar sangat peduli dengan membentuk SDM muda yang akan membangun bangsa kedepan,” ujar Yandri Susanto saat membuka Liga Desa dalam rangka pembangunan Akademi Josal di Sirambang, Pariaman, Jumat (3/5/26).
Memang, apresiasi tinggi pantas diberikan kepada anggota DPR Ri ini, di mana pembangunan akademi sepakbola berbasis pesantren yang dirancang sebagai pusat pengembangan bakat generasi muda yang tak hanya fokus pada keterampilan sepakbola, tetapi juga pembinaan karakter berbasis nilai-nilai agama.
Sebagai pemilik Indah Group, Arisal Aziz juga siap memberikan dukungan finansial untuk pengembangan sepakbola Sumbar melalui sinergi dengan PSSI Pusat, KONI daerah, dan pemerintah daerah.
“Saya berkomitmen untuk mendukung kegiatan Asprov PSSI Sumbar melalui sepuluh perusahaan yang saya miliki. Komitmen ini insya Allah akan saya laksanakan demi kemajuan sepakbola Sumbar,” ujar Arisal Aziz yang hadir mendampingi Mentri Desa di Sirambang.
Katanya, pembangunan akademi ini dirancang sebagai pusat pengembangan bakat generasi muda yang tak hanya fokus pada keterampilan sepakbola, tetapi juga pembinaan karakter berbasis nilai-nilai agama.
Sementara Ketua Panitia pembangunan sarana akademi Josal, Hj Putri Lengo Geni menyatakan, kecintaannya Arisal Aziz terhadap dunia sepakbola Sumatera Barat (Sumbar) bukan sekadar retorika, melainkan wujud nyata dedikasi hidupnya. kontribusinya untuk kemajuan sepakbola di Sumbar murni dilandasi kecintaan, bukan keputusan politis.
“Beliau sudah berjanji akan mendermakan hidupnya untuk sepakbola Sumbar. Beliau lahir, tumbuh, dan besar dalam lingkungan sepakbola. Apa yang telah beliau wujudkan bukanlah sekadar janji, tetapi aksi nyata. Dan kontribusi ini bukan hanya untuk masyarakat Piaman, melainkan untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.
Katanya, upaya Arisal Aziz dalam membangun klub dan akademi sepakbola sudah dirasakan dampaknya. Ia menegaskan bahwa sepakbola Sumbar membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar wacana dan itu telah dilakukan Arisal Aziz.
Akademi berbasis pesantren dibangun diatas tanah seluas 3 hektar. Untuk tahap awal, akademi ini akan menampung sekitar 1000 anak didik. (faisal budiman)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






