Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
BeritaHeadlineOlahraga

Kalah dari PSIM, Dejan Dipecat?

×

Kalah dari PSIM, Dejan Dipecat?

Sebarkan artikel ini
Screenshot
Singkatnya Gini...
  • Performa Semen Padang FC pada putaran kedua BRI Super League dinilai tidak stabil setelah hanya mampu mengantongi enam poin dari enam pertandingan terakhir.
  • Penasehat Semen Padang FC, Andre Rosiade, memberikan ultimatum pemecatan kepada pelatih Dejan Antonic jika gagal meraih kemenangan saat menjamu PSIM Yogyakarta pada 4 Maret mendatang.
  • Rentetan hasil negatif, termasuk kekalahan telak dari Arema FC dan Bhayangkara FC, mengakibatkan posisi tim berjuluk Kabau Sirah tersebut semakin terpuruk di papan bawah klasemen.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang-Hingga laga keenam putaran kedua, BRI Super League, Semen Padang FC baru meraih 6 poin dari satu kali menang, tiga kali seri dan dua kali kalah.

Kondisi ini menjadi peringatan bagi pelatih kepala Kabau Sirah, Dejan Antonic. Lewat media sosialnya, penasehat Semen Padang FC, Andre Rosiade menyatakan, bila Semen Padang gagal meraih poin penuh kala menjamu PSIM Yogyakarta, 4 Maret mendatang, maka pelatih akan langsung diganti.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Kalau Semen Padang tidak menang lawan PSIM, ganti pelatih,” ujar Andre Rosiade di media sosialnya.

Memang perjalanan Semen Padang di putaran kedua memang bekum stabil. Awal laga putaran kedua, Kabau Sirah mampu mencuri poin atas tuan rumah Bali United dan PSM Makassar. Namun, setelah menang atas Persita Tangerang, Semen Padang mulai melihatkan grafik menurun. Main di kandang Arema, Kabau Sirah dicukur 3-0. Kekalahan adas Arema ini berdampak pada laga kandang, di mana Kabau Sirah hanya mampu bermain imbang atas tamunya Malut United.

Baca Juga:  Beda Jauh! Ini Pengakuan Zaki Iskandar Soal PSSI Zaman Nurdin dan Erick Thohir

Raihan satu poin di kandang ini langsung merubah posisi Semen Padang di klasemen. Kabau Sirah yang sebelumnya menduduko posisi 16, digeser Persijap Jepara. Hasil ini juga berpengaruh ke penampilan ke-6, kala menghadapi Bhayangkara FC.

Dalam laga yang ditabuh di Bandar Lampung, Kabau Sirah kembali mengalami kekalahan cukup telak yakni 4-0. Kekalahan besar ini membuat Semen Padang makin terpuruk di papan bawah klasemen. (faisal budiman)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.