Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Seni & Budaya

Sanggar Seni Mutiara Minang Tampil Memukau di Festival Rumah Gadang Mandeh Sijunjung

×

Sanggar Seni Mutiara Minang Tampil Memukau di Festival Rumah Gadang Mandeh Sijunjung

Sebarkan artikel ini

Sinjunjung, Khazminang.id – Penampilan lima penari remaja ini sungguh mempesona. Penonton yang menyaksikan tak lepas pandangannya dari panggung. Dengan iringan musik tradisional Minang yang ritmis dan dinamis serta piring kecil di kedua tangannya, para penari dari Sanggar Seni Mutiara Minang Kota Padang itu, bergerak lincah ke sana ke mari, kompak dan syarat makna budaya.

Tari piring yang dikemas dengan sentuhan kreasi modern, menjadi salah satu pertunjukan yang paling menakjubkan. Chesya, Aurell, Andini, Naysila dan Riendu tampil nyaris sempurna sebagai finalis pada iven Festival Rumah Gadang Mandeh se-Sumbar dalam garapan karya Tari Piring Kreasi. Helat tersebut digelar oleh Sanggar Seni Berlian Saiyo di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung selama 2 hari, sejak Jumat (13/02/2026) hingga Sabtu (14/02/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Ada 10 komunitas tari yang lolos sebagai finalis pada Festival Tari Piring Kreasi Perempuan Rumah Gadang Mandeh se-Sumatera Barat ini. Alhamdulillah, kita salah satunya,” jelas Pimpinan Sanggar Seni Mutiara Minang, Delni Harlaku.

Baca Juga:  Mengupas Misteri “The Lady, or The Tiger?” Cerita Pendek Yang Mengajarkan Pilihan dan Konsekuensi

Sebelumnya, jelas Delni, pihaknya telah mengikuti babak penyisihan dengan mengirimkan rekaman video Tari Piring Kreasi. Selanjutnya penyelenggara melakukan penilaian yang ketat terhadap rekaman video dari para peserta. Dari seleksi tersebut, akhirnya panitia menyatakan 10 komunitas tari lolos ke babak final.

Koreografi tari yang ditampilkan para penari memadukan gerak klasik dengan inovasi gerak kontemporer tanpa meninggalkan akar tradisi. Perpaduan ini tidak hanya menghadirkan tontonan yang atraktif, tetapi juga memperlihatkan bagaimana seni tradisional Minangkabau mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Para penari dari Sanggar Seni Mutiara Minang foto bersama panitia.

Perjuangan tentunya tak mengkhianati hasil. Sanggar Seni Mutiara Minang dari Kota Padang bersama 4 komunitas tari lainnya berhasil meraih prediksi tampil dengan karya terbaik, yaitu masing-masing Sanggar Tuah Sakato (Kota Padang), Kata Gerak (Kota Padang), Ayiefdnce_Performance (Padang Panjang), dan Katis Dance Company (Padang Panjang). Mereka berhak membawa pulang hadiah yang disediakan berupa uang tunai, sertifikat dan piala.

“Alhamdulillah, sangat membanggakan. Prestasi yang dipersembahkan anak-anak adalah buah dari keseriusannya dalam berlatih dan menjiwai seni tari tradisi,” ujar Delni yang didampingi para orang tua penari.

Baca Juga:  Para Pelukis Handal Dunia Pamerkan Lukisannya di IMLF Bertajuk Painting & Photo Exhibition Diversity in One

Festival Rumah Gadang Mandeh se-Sumbar sendiri merupakan ajang budaya yang bertujuan untuk melestarikan serta mempromosikan kekayaan adat dan tradisi Minangkabau, khususnya kreativitas perempuan Minangkabau di bidang seni, seperti tari dan memperkuat posisi perempuan (mandeh/Bundo Kanduang) dalam pelestarian adat matrilineal.

Penampilan tari piring kreasi diharapkan dapat semakin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional Minangkabau, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi. Festival ini pun menjadi bukti bahwa tradisi tidak hanya layak dikenang, tetapi juga terus dihidupkan melalui kreativitas dan inovasi. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.