Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Pilihan RedaksiPolitik

Reses ke Koto Lalang, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Tampung Sejumlah Aspirasi Masyarakat

×

Reses ke Koto Lalang, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Tampung Sejumlah Aspirasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman sedang menampung aspirasi masyarakat Kelurahan Koto Lalang, Lubuk Kilangan, Kota Padang

Padang, Khazminang.id – Masyarakat Kelurahan Koto Lalang, Lubuk Kilangan, Kota Padang menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman. 

Aspirasi tersebut yang cukup beragam itu disampaikan di Kantor Lurah Koto Lalang yang diakui masyarakat setempat baru pertama kali dikunjungi wakil rakyat dari provinsi, Senin (2/2/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Seperti disampaikan Ketua Forum Nagari Koto Lalang, Maulana, kunjungan Evi Yandri menjadi kunjungan pertama kali wakil rakyat dari provinsi. 

“Ini pertama kalinya kami dikunjungi DPRD provinsi, biasanya hanya DPRD Padang. Kami berharap kunjungan ini bisa membawa manfaat bagi warga Koto Lalang,” katanya. 

Dalam kesempatan tersebut masyarakat Kelurahan Koto Lalang menyampaikan aspirasi terkait pembangunan fisik, peternakan, pertanian, pemberdayaan SDM, UMKM, pengelolaan sampah dan lainnya. 

Seperti diungkapkan Maulana, pada umumnya masyarakat Koto Lalang beraktivitas sebagai petani, sementara sebagian lainnya UMKM dan pedagang kecil.

“Untuk pertanian ada permasalahan saluran irigasi yang rusak. Ada pula yang terban karena banjir,” katanya. 

Ada pula sumber air dari Lubuk Tangah, tapi pendistribusiannya tidak optimal karena belum dibeton atau belum dipasang batu pondasi. 

“Alhasil panen tidak optimal. Untuk mengatasinya masyarakat sering gotong royong membersihkan endapan,” tukuknya.

Baca Juga:  DPRD Sumbar Dorong Pemasangan Rambu Larangan Berhenti di Kawasan Kelok Sembilan

Selain itu, jelasnya lagi, untuk mencari tambahan penghasilan, para petani menyambi beternak. “Oleh karena itu, mereka berharap ada pelatihan untuk membuat pakan ternak,” terangnya. 

Untuk UMKM, ulas dia, mereka sulit berkembang karena keterbatasan keahlian dan modal. Usaha diantaranya seperti pembuatan furnitur dari rotan dan keripik. 

Selain itu Karang Taruna meminta diberi bantuan ternak bebek karena selama ini mereka sudah beternak bebek dengan merangkul para pemuda. 

“Upaya ini dilakukan dengan harapan para pemuda punya kesibukan dan terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” katanya. 

Pada kesempatan itu, ada pula anggota LPS yang meminta becak motor (bentor) untuk mengangkut sampah disebabkan mereka hanya memiliki satu unit bentor, sementara anggota LPS ada lima orang. 

Selain itu ada yang meminta pembangunan jalan baru, sementara anggota posyandu mengeluhkan upah yang dipotong. 

Masyarakat setempat juga menyampaikan pembangunan WC masjid, bantuan pengadaan Al-Quran. Terpenting pula perbaikan kantor lurah. 

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri menyampaikan, ia tidak ingin memberikan harapan palsu pada masyarakat dan menerangkan ada regulasi yang harus dipenuhi dan ada pula pembagian kewenangan pemerintah pusat, kota dan provinsi. 

Dikatakan, kedatangannya ke Koto Lalang tersebut merupakan kegiatan masa reses dimana wakil rakyat datang ke tengah masyarakat menjemput aspirasi, lalu aspirasi tersebut diperjuangkan untuk bisa diwujudkan. 

Baca Juga:  Ridwan Dt. Tumbijo: Tugas Anggota DPRD Adalah Menjadi Penyambung Dan Penyalur Aspirasi Masyarakat

“Setelah saya dengar semua aspirasi yang disampaikan memang kebanyakan merupakan kewenangan pemerintah kota, bukan kewenangan pemerintah provinsi. Tapi itu tidak masalah, itu tergantung niat wakil rakyatnya karena bisa diperjuangkan dengan koordinasi lintas kader partai yang berada di  Kabupaten/kota atau pemerintah pusat,” ujarnya. 

Ia juga menjelaskan ada beberapa aspirasi yang bisa dipenuhi dengan mengikuti regulasi seperti bantuan untuk modal UMKM yang hanya bisa untuk kelompok dan berupa peralatan, bukan modal uang. Begitu pula untuk pertanian atau peternakan, juga hanya bisa melalui kelompok tani. 

“Jadi tetap bisa kita penuhi, tapi bantu penuhi syarat regulasinya, silakan hubungi staf saya untuk tindak lanjut,” ujar Evi lagi sambil memperkenalkan rombongannya yang akan mengurus masing-masing urusan, misalnya terkait pertanian, peternakan, UMKM dan lainnya. 

Sementara untuk bentor, ia mengatakan bisa diberikan, namun Evi juga mengajak masyarakat untuk memikirkan bahwa pengangkutan sampah bukan solusi akhir dan meminta masyarakat mengaktifkan bank sampah dan daur ulang. 

Sedangkan permintaan pembangunan jalan baru yang disebutkan sudah ada kesepakatan warga mau merelakan tanah/bangunan perlu dilengkapi dengan dokumen.

“Jika memang sudah selesai urusan pembebasan lahannya pemerintah provinsi akan melakukan betonisasi jalan,” paparnya lagi.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Serap Aspirasi dan Serahkan Mobil Operasional Saat Reses di SMA Negeri 2 Kinali

Untuk pembangunan kantor lurah, kata Evi, bisa dilakukan dengan bantuan khusus kabupaten kota (BKK) dengan berkoordinasi dengan pemerintah kota. Sementara pembangunan WC masjid bisa dengan dana hibah dari dana provinsi.

Untuk sebagian aspirasi lain, Evi Yandri memberikan langsung bantuan tunai dari kantong pribadinya. Diantaranya Rp1 juta untuk kader posyandu yang mengeluhkan upah, Rp2 juta untuk pembelian Alquran dan Rp1 juta untuk TPA/TPQ.

Dana yang diberikan langsung saat itu juga oleh staf Evi Yandri  disambut riang gembira oleh masyarakat. 

“Kami tak menyangka langsung dikasih dananya,” ujar salah satu kader posyandu gembira. 

Dalam kegiatan tersebut, Evi Yandri didampingi perwakilan dari sejumlah OPD provinsi seperti Dinas PSDA, Dinas BMKCTR, Dinas Perkimtan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Hokoltura. 

Tampak hadir Camat Lubuk Kilangan dan Lurah Koto Lalang, sementara masyarakat yang hadir berkisar 100 orang.

“Untuk aspirasi yang membutuhkan regulasi dam kelengkapan persyaratan harap ditunggu dan lengkapi syaratnya ke staf yang sudah saya kenalkan tadi. Insyallah tidak ada harapan palsu,” jelas Evi Yandri. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.