×

Iklan


Polisi Imbau Pelarian Rutan Muaralabuh Menyerah Baik-baik

02 Mei 2021 | 13:24:37 WIB Last Updated 2021-05-02T13:24:37+00:00
    Share
iklan
Polisi Imbau Pelarian Rutan Muaralabuh Menyerah Baik-baik
Rutan Kelas IIB Muaralabuh Solok Selatan

Muaralabuh, Khazminang.id – Delapan orang narapidana (1 diantaranya tahanan titipan) Rutan Muara Labuh Solok Selatan masih diburu aparat keamanan. Kapolres Solok Selatan memperingatkan para pelarian itu untuk menyerahkan diri baik-baik.

Kita akan kejar, dan kepada para Napi yang kabur itu diimbau untuk menyerah baik-baik. Kepada pihak keluarga sebaiknya membantu aparat keamanan untuk mengembalikan para napi itu ke Rutan Muaralabuh,” kata Kapolres Solok Selatan, AKBP Teddy Purnanto.

    Sementara itu pihak Kanwil Kemenkumham Privinsi Sumatera Barat yang membawahkan rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan sudah memeriksa para petugas Rutan Muaralabuh yang bertipe Kelas II B itu.

    Menurut Kakanwil Kemenkumham Sumbar, Andika Dwi Prasetya kepada media, pihgaknya sudah memeriksa para petugas Rutan Muaralabuh itu untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau karena kelalaian dan sebagainya.

    “Kita sudah periksa semua yang bertugas, tapi sementara ini diperoleh fakta bahwa tidak ada ditemukan unsur kesengajaan membikin larinya para napi itu, tapi kita terus meneliti, apabila nanti ditemukan unsur kesengajaan tentu (pegawai Rutan yang  bertugas-red) akan kita tindak sesuai peraturan yang berlaku,” kata Andika.

    Seperti diberitakan sebelumnya, tujuh narapidana dan satu tahanan titipan itu kabur dengan cara mengecoh petugas saat orang usai shalat tarawih, Kamis malam lalu (29/4). Mereka cigin dengan cara meloloskan diri lewat ventilasi yang dirusak.

     

    (Baca Juga: DelapanNarapidana Rutan Muaralabuh Kabur Usai Solat Tarwih)


    Delapan orang tahanan tersebut bernama Suriadi Kabailangan, 32 tahun, Efwazan, 50 tahun, Nasli Dedi, 43 tahun, Irwansyah, 36 tahun, Samsul Bahri, 35 tahun, Nasrul, 51 tahun, Yuhelma, 34 tahun, dan Mul Candra, 41 tahun.

    Kapolsek Sungai Pagu, AKP Elvi Indra, di Padang Aro mengatakan sesuai informasi yang diperoleh pihaknya delapan narapidana Rutan Muaralabuh itu kabur dengan cara menggergaji besi dan kawat berduri yang dipasang pada ventilasi.

    Kapolsek menegaskan dalam kejadian ini polisi katanya, hanya membantu melakukan pencarian secara terukur, dan berharap semua tahanan yang kabur secepatnya bisa tertangkap.

    Untuk menangkap tahanan kabur ini pihaknya telah mengerahkan 10 personel untuk memburu.

    "Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polsek terdekat seperti Polsek Sangir dan Koto Parik Gadang Diateh untuk menyekat akses keluar daerah," kata dia.

    Untuk Polsek Sangir katanya, sudah dihubungi untuk mengantisipasi terpidana kabur ke arah Kerinci Provinsi Jambi.

    Sedangkan sekat di Koto Parik Gadang Diateh untuk mengantisipasi narapidana kabur ke arah Kabupaten Solok. (novrizal sadewa)