×

Iklan


Kota Padang Akan Digeser dari Ibukota Sumatera Barat

19 Februari 2024 | 14:03:15 WIB Last Updated 2024-02-19T14:03:15+00:00
    Share
iklan
Kota Padang Akan Digeser dari Ibukota Sumatera Barat

Padang, Khazanah -- Terkait isu pemekaran Provinsi Sumatera Barat terus menjadi polemik di Sumbar sejak lama yang terus bergulir sampai saat ini menuai pro kontra dari berbagai kalangan. Sumatera Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera dengan ibu kota Padang.

Provinsi Sumatera Barat terletak sepanjang pesisir barat Sumatera bagian tengah, dataran tinggi Bukit Barisan di sebelah timur, dan sejumlah pulau di lepas pantainya seperti Kepulauan Mentawai. Dari utara ke selatan, provinsi dengan wilayah seluas 42.012,89 km² ini berbatasan dengan empat provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan Bengkulu.

Sumatera Barat adalah rumah bagi etnis Minangkabau dan Mentawai, walaupun wilayah adat Minangkabau sendiri lebih luas dari wilayah administratif Provinsi Sumatera Barat saat ini.

    Pada akhir tahun 2023, provinsi ini memiliki penduduk sebanyak 5.750.326 jiwa, dengan mayoritas beragama Islam. Sumatera Barat terdiri dari 12 kabupaten dan 7 kota dengan pembagian wilayah administratif sesudah kecamatan di seluruh kabupaten (kecuali Kabupaten Kepulauan Mentawai) dinamakan sebagai nagari.

    Kota Padang adalah kota terbesar di pantai barat Pulau Sumatra sekaligus ibu kota provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kota ini adalah pintu gerbang barat Indonesia dari Samudra Hindia.

    Secara geografi, Padang dikelilingi perbukitan yang mencapai ketinggian 1.853 mdpl dengan luas wilayah 1.414,96 km², lebih dari separuhnya berupa hutan lindung.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022, kota ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 919.145 jiwa.

    Di kalangan masyarakat Indonesia, nama kota ini umumnya diasosiasikan dengan etnis Minangkabau serta masakan khasnya dikenal sebagai masakan Padang

    Isu pemekaran wilayah ini kembali muncul dan menjadi pembahasan pada provinsi Sumatera Barat.

    Pemekaran ini bukanlah hal baru yang mana bertahun-tahun sudah direncanakan sejak lama. Adanya Calon Daerah Otonomi Baru Sumatera Barat yang mana nantinya akan direncanakan untuk beribukota di Muara Bungo provinsi Jambi.

    Muara Bungo ini masuk dalam salah satu kabupaten yang memiliki luas 4000 hektar selain itu, rencana mengenai Kabupaten Muara Bungo ini akan dibentuk dalam pemekaran provinsi baru yang akan bertetangga dengan Sumatera Barat.

    Usulan mengenai Sumatera Tengah sebagai provinsi baru ini nantinya akan dibentuk tiga wilayah yang mana kabupaten yang akan bergabung yakni Kota Sungai Penuh, Kabupaten Bungo.

    Selain itu, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Kerinci, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok Selatan. Tidak hanya Sumatera Tengah namun pemerintah juga berencana membentuk provinsi lainnya.

    Provinsi Sumatera Tengah ini nantinya akan menggabungkan kabupaten dari Sumbar, Riau dan Jambi. Usulan mengenai pembentukan Sumatera Tengah ini sudah dikirim kepada presiden Jokowi.

    Surat tersebut bertujuan untuk melakukan pemohonan untuk mewujudkan provinsi pemekaran. Dengan begitu Sumatera Tengah ini nantinya akan ada dengan luas 23.170 KM persegi yang mana 1,847 juta.

    Surat tertanggal 27 Oktober 2022 tersebut sudah mendapatkan nomor surat dan ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia yang mana akan ditembuskan lagi ke sejumlah lembaga Tinggi untuk mendapatkan persetujuan. Kini usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tengah ini masih menjadi wacana dan belum tahu kapan akan terealisasi.

    Sumatera Tengah adalah sebuah provinsi Republik Indonesia yang wujud antara tahun 1948 hingga 1957. Pada saat ini, wilayah Sumatera Tengah meliputi wilayah provinsi Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi.

    Berdasarkan catatan sejarah, pada bulan April 1948, Pemerintah Republik Indonesia di Yogyakarta memecah provinsi Sumatera menjadi tiga provinsi: Sumatera Tengah, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

    Pemecahan ini dilakukan melalui diundangkannya Undang-undang Nomor 10 Tahun 1948 tentang Pembagian Sumatra dalam Tiga Propinsi, yaitu Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.

    Sebagai gubernur pertama Sumatera Tengah, pemerintah mengangkat Mohammad Nasroen, seorang birokrat dan ahli hukum yang menjabat sebagai Residen Sumatera Barat dari bulan April 1947. Pemerintah provinsi berkedudukan di Bukittinggi.

    Selepas Konferensi Meja Bundar di Den Haag yang berakhir dengan salah satunya pengakuan kemerdekaan Indonesia oleh Belanda dan pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS), Republik Indonesia menjadi salah satu dari tujuh negara bagian RIS.

    Sumatera Tengah menjadi salah satu dari delapan provinsi Republik Indonesia; di lain pihak, provinsi Sumatera Timur menjadi Negara Sumatra Timur dan provinsi Sumatera Selatan menjadi Negara Sumatera Selatan, kedua-duanya berstatus sebagai negara bagian RIS dan setara dengan RI.

    Status Sumatera Tengah sebagai provinsi RI kemudian dipertegas lagi dengan keluarnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1950 tentang Pembentukan Propinsi Sumatera Tengah.

    Pada bulan Juni 1951, Roeslan Moeljohardjo diangkat sebagai Gubernur Sumatera Tengah menggantikan Nasroen.

    Provinsi Sumatera Tengah secara resmi dibubarkan pada tanggal 9 Agustus 1957 dengan dikeluarkannya Undang-undang Darurat Nomor 19 Tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat I Sumatera Barat, Jambi dan Riau. Undang-undang ini mewujudkan tiga "daerah swantantra tingkat I" dari bekas wilayah Sumatera Tengah:

    Sumatera Barat, berkedudukan di Bukittinggi dipindahkan ke Padang pada tahun 1958 yang terdiri atas delapan kabupaten Agam, Padang Pariaman, Solok, Pasaman, Sawahlunto/Sijunjung, Limapuluh Kota, Pesisir Selatan, dan Tanah Datar dan enam kotapraja, yaitu Padang, Bukittinggi, Sawahlunto, Padangpanjang, Solok, dan Payakumbuh. \

    Sementara itu Jambi, berkedudukan di Jambi, yang terdiri atas dua kabupaten, yaitu Batanghari dan Merangin. Kemudian Riau, berkedudukan di Tanjung Pinang dipindahkan ke Pekanbaru pada tahun 1959 yang terdiri atas empat kabupaten Bengkalis, Kampar, Inderagiri, dan Kepulauan Riau dan sebuah kotapraja yaitu Pekanbaru