Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Pemprov Sumbar Fokuskan Keselamatan Warga dan Percepatan Pemulihan Akibat Bencana di Solok

×

Pemprov Sumbar Fokuskan Keselamatan Warga dan Percepatan Pemulihan Akibat Bencana di Solok

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi meninjau penanganan bencana banjir bandang yang melanda permukiman warga dan kawasan pusat pemerintahan di Kabupaten Solok.
  • Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada 12 kantor OPD Pemkab Solok serta menyebabkan dua warga dilaporkan hilang, dengan satu korban telah ditemukan.
  • Pemerintah memprioritaskan keselamatan warga, penyaluran logistik, dan percepatan validasi data kerusakan sebagai dasar rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Solok, Khazminang.id — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung penanganan bencana banjir bandang atau galodo yang melanda Nagari Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin malam (21/9) kemarin. Musibah tersebut berdampak pada sejumlah permukiman warga dan kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok.

Dalam peninjauan tersebut, Mahyeldi menegaskan bahwa keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan logistik, serta percepatan pendataan kerusakan menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan pascabencana saat ini.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah di Nagari Batang Barus dan Koto Gaek Guguak. Tadi ada dua orang yang hilang, alhamdulillah satu sudah ditemukan. Mudah-mudahan satu korban lagi juga dapat segera ditemukan,” ujar Mahyeldi di lokasi bencana, Selasa (22/9/2026).

Selain penanganan korban dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, Gubernur meminta proses pendataan dan validasi kerusakan dilakukan secara cepat dan akurat. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap rumah warga maupun fasilitas pemerintahan yang terdampak.

Baca Juga:  Rangkaian IMLF ke-4 : Ribuan Pelari Ikuti Jam Gadang Fun Run 2026

“Melalui Pak Sekda, validasi data harus segera disiapkan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi, baik rumah warga maupun kantor pemerintahan bisa segera dilakukan,” tegasnya.

Banjir bandang membawa material lumpur dari kawasan perbukitan dan berdampak cukup luas terhadap permukiman serta fasilitas pelayanan pemerintahan. Sebanyak 12 kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Solok dilaporkan mengalami kerusakan berat. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.