Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Pemkab Agam Bangun Benteng Dari Nagari : KSB Tanjung Raya Dikukuhkan, Warga Dipersiapkan Hadapi Bencana

×

Pemkab Agam Bangun Benteng Dari Nagari : KSB Tanjung Raya Dikukuhkan, Warga Dipersiapkan Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat memberikan secara simbolis bantuan Kementerian Dinas Sosial RI untuk KSB
Singkatnya Gini...
  • Wali Kota Bukittinggi, H.M. Ramlan Nurmatias, mencetak sejarah baru dengan menyerahkan duplikat bendera pusaka dan teks proklamasi kepada Paskibraka di bawah Jam Gadang pada peringatan HUT ke-81 RI.
  • Pemilihan kawasan Jam Gadang bertujuan untuk menghargai sejarah perjuangan sekaligus memperingati satu abad berdirinya ikon bersejarah tersebut (1926–2026).
  • Duplikat bendera pusaka dan teks proklamasi diarak menuju Lapangan Wirabraja menggunakan kendaraan Maung Kodim 0304/Agam untuk pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Agam, khazminang.id- Pemerintah Kabupaten Agam terus memperkuat langkah antisipasi terhadap ancaman bencana yang sewaktu-waktu mungkin dapat mengancam keselamatan masyarakat. Kesadaran bahwa bencana tidak mengenal waktu menjadi salah satu alasan Pemerintah untuk memperluas kesiapsiagaan hingga ke tingkat nagari melalui pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB).

Komitmen tersebut diwujudkan dengan pengukuhan KSB Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang dilaksanakan di SD 02 Bayur, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini turut dirangkai dengan pelatihan teknis dan Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai bagian dari upaya memastikan bahwa masyarakat tidak hanya memahami teori saja, tetapi juga siap bertindak ketika bencana benar-benar terjadi.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel
Perwakilan Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Kadis Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, S.Sos., M.Si. beserta jajaran, Camat  Tanjung Raya bersama Forkopimca  Tanjung Raya, Wali Nagari, Bamus foto bersama peserta simulasi uji SOP KSB Nagari Bayua

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan teknis sekaligus mengikuti simulasi SOP KSB untuk menguji kesiapan dan koordinasi masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

Pengukuhan dilakukan oleh Bupati Agam melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, S.Sos., M.Si. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, jajaran Dinas Sosial Kabupaten Agam, Camat  Tanjung Raya bersama Forkopimca  Tanjung Raya, Wali Nagari, Bamus, serta unsur masyarakat seperti ninik mamak, cadiak pandai, alim ulama, PKK dan undangan lainnya.

Baca Juga:  Pengganti Almeida Terjawab, Manajemen Kabau Sirah Tunjuk Eks Persib

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, S.Sos., M.Si., menyampaikan Kabupaten Agam memiliki karakteristik geografis yang membuat sejumlah wilayahnya menghadapi potensi berbagai bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung, erupsi hingga ancaman tsunami. Karena itu, Pemerintah menilai penanggulangan bencana tidak boleh hanya mengandalkan kedatangan petugas setelah bencana terjadi.

Kekuatan pertama justru harus berada di tengah masyarakat yang tinggal paling dekat dengan lokasi rawan. Kesiapsiagaan harus dimulai dari tingkat paling bawah, yakni jorong dan nagari. “Bencana bisa datang kapan saja. Karena itu kesiapsiagaan harus dimulai dari tingkat paling bawah, yaitu jorong atau nagari,” ujarnya.

Villa menambahkan keterangannya, bahwa melalui KSB, masyarakat didorong memiliki kemampuan untuk melakukan pencegahan, menyelamatkan diri, membantu lingkungan sekitar, serta membangun koordinasi sebelum bantuan dari luar tiba. Artinya, KSB bukan sekadar nama organisasi. Ia diproyeksikan menjadi benteng pertama masyarakat ketika situasi darurat terjadi, ucap Villa.

Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat memberikan secara simbolis bantuan Kementerian Dinas Sosial RI untuk Dinas Sosial Kabupaten Agam

Sedangkan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Agam, Azmar, selaku panitia, mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Masyarakat perlu memiliki kemampuan mengurangi risiko bencana secara kreatif, inovatif, dan terencana.

Baca Juga:  ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan pada Masa Cuti Bersama Nyepi dan Idulfitri 1447 H

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berbicara mengenai penanggulangan setelah bencana terjadi, tetapi juga membangun sistem kesiapsiagaan sebelum bencana datang.

Paradigma inilah yang terus diperkuat: mencegah dan mengurangi resiko jauh lebih penting daripada hanya bergerak setelah korban dan kerugian terjadi”, katanya. (Heppy)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.