Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Menaker Yassierli: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

×

Menaker Yassierli: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli foto bersama peserta Magang Nasional Batch II di Lingkungan Kemnaker
Singkatnya Gini...
  • Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melepas 1.105 peserta Program Magang Nasional Batch II sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja generasi muda.
  • Selain membekali peserta dengan keterampilan teknis dan nonteknis, program ini juga memfasilitasi sertifikasi kompetensi melalui puluhan pilihan lokakarya guna meningkatkan daya saing di pasar kerja.
  • Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap program ini, yang rencananya akan dilepas secara resmi di tingkat nasional oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada 26 Mei 2026.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Jakarta, Khazminang.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, Program Magang Nasional menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kesiapan generasi muda untuk memasuki dunia kerja melalui penguatan pengalaman praktis dan peningkatan kompetensi.

Dalam siaran pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan RI yang diterima Khazminang.id pada Jumat dinihari (22/5/2026), Yassierli menjelaskan, dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman kerja, pemahaman budaya kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan profesional.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Persaingan dunia kerja ke depan akan semakin penuh tantangan. Karena itu, Program Magang Nasional menjadi wadah untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan diri,” ujar Yassierli pada pelepasan 1.105 peserta Magang Nasional Batch II di Lingkungan Kemnaker, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, Program Magang Nasional tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga pembelajaran mengenai tata kelola, produktivitas, dan budaya kerja di lingkungan profesional. Peserta didorong untuk aktif menggali pengalaman selama mengikuti program.

Baca Juga:  ParagonCorp Dukung Pengembangan Talenta Digital Indonesia Lewat EKKA 2025

Selain itu, peserta memperoleh peningkatan kompetensi teknis maupun nonteknis, termasuk komunikasi, disiplin, dan profesionalisme yang dibutuhkan di dunia kerja.

Kemnaker juga menyediakan fasilitas sertifikasi kompetensi bagi peserta magang sebagai nilai tambah saat memasuki pasar kerja. Dalam program ini tersedia sekitar 15 hingga 30 workshop sertifikasi yang dapat dipilih sesuai bidang masing-masing peserta.

“Silakan dimanfaatkan sertifikasi kompetensi sebagai bonus di akhir program. Pilih yang paling relevan dengan bidang yang dikerjakan selama magang,” kata Yassierli.

Yassierli menegaskan, Kemnaker akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan Program Magang Nasional agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan program pemagangan merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan siap kerja.

Ia menambahkan, program ini juga mendorong pengembangan kemampuan nonteknis seperti komunikasi, disiplin, dan profesionalisme sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Sebagai informasi, pelepasan peserta Magang Nasional Batch II secara nasional rencananya dilaksanakan pada 26 Mei 2026 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (*)

Baca Juga:  Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias Lantik Hendry Sebagai Sekretaris Dewan DPRD Definitif

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.