Hong Kong, Khazanah — Manulife resmi menunjuk Jeremy Young sebagai Chief Distribution Officer, International Brokerage, Global High-Net-Worth (GHNW), mulai 12 Agustus 2026. Penunjukan tersebut memperkuat jajaran kepemimpinan perusahaan dalam mengembangkan bisnis distribusi untuk segmen nasabah dengan kekayaan tinggi di pasar internasional.
Sebelum ditetapkan secara definitif, Young telah menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Chief Distribution Officer sejak Maret 2026. Dalam periode tersebut, ia dinilai berhasil memperkuat strategi distribusi Manulife sekaligus memperdalam kemitraan dengan para pialang di sejumlah pasar strategis.
Dalam posisi barunya, Young akan memimpin bisnis International Brokerage Manulife secara global. Tanggung jawabnya mencakup mendorong ekspansi bisnis di Hong Kong, Singapura, Timur Tengah, serta sejumlah kawasan strategis lainnya.
Ia juga akan berperan dalam memperkuat kerja sama dengan mitra pialang dan meningkatkan kapabilitas distribusi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan nasabah segmen high-net-worth yang terus berkembang.
“Kami menyambut gembira penunjukan Jeremy untuk posisi strategis ini,” kata Bonnie Qiu, CEO Global High-Net-Worth sekaligus Chief Partnership Distribution Officer, Manulife Asia.
Menurut Qiu, bisnis GHNW merupakan salah satu pilar penting dalam strategi Manulife. Karena itu, perusahaan akan terus melakukan investasi pada penguatan kapabilitas, pengembangan produk, serta kemitraan untuk merespons kebutuhan nasabah dengan kekayaan tinggi.
“Kepemimpinan Jeremy akan memperkuat kemampuan kami dalam melayani pasar ini dan menangkap berbagai peluang besar di masa depan,” ujarnya.
Berpengalaman Lebih dari 20 Tahun
Young memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri asuransi, dengan rekam jejak di bidang distribusi, penjualan, pemasaran, strategi produk, dan pengalaman pelanggan.
Sebelum bergabung dengan Manulife, Young menjabat sebagai Chief Commercial Officer, Global di Transamerica Life Bermuda. Ia sebelumnya juga menduduki sejumlah posisi kepemimpinan senior di Sun Life, AIA, dan Sovereign.
Dengan pengalaman tersebut, Manulife menilai Young memiliki kombinasi keahlian industri, wawasan global, dan pengalaman kepemimpinan komersial yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis International Brokerage.
Penunjukan Young juga menjadi bagian dari upaya Manulife memperkuat platform Global High-Net-Worth sekaligus memperluas layanan bagi nasabah dengan kekayaan tinggi di Asia, Timur Tengah, dan berbagai pasar internasional lainnya.
Manulife menyatakan, kepemimpinan Young diharapkan dapat membawa bisnis International Brokerage memasuki fase pertumbuhan baru, seiring meningkatnya kebutuhan nasabah high-net-worth terhadap produk dan layanan keuangan yang semakin kompleks.
Manulife Layani Lebih dari 37 Juta Nasabah
Manulife Financial Corporation merupakan perusahaan jasa keuangan internasional yang berkantor pusat di Toronto, Kanada. Perusahaan menjalankan bisnis dengan merek Manulife di Kanada dan Asia serta John Hancock di Amerika Serikat.
Manulife menyediakan konsultasi keuangan, produk asuransi, dan solusi kesehatan bagi nasabah perorangan, kelompok, maupun korporasi.
Melalui Manulife Wealth & Asset Management, perusahaan juga menawarkan solusi investasi global, konsultasi keuangan, dan layanan program pensiun bagi individu, institusi, serta peserta program pensiun di berbagai negara.
Pada akhir 2025, Manulife memiliki lebih dari 37.000 karyawan, lebih dari 106.000 agen, serta ribuan mitra distribusi yang melayani lebih dari 37 juta nasabah di 25 wilayah operasional secara global.
Saham Manulife diperdagangkan di Bursa Toronto, New York, Filipina dengan kode MFC, serta Bursa Hong Kong dengan kode 945. Perusahaan menegaskan bahwa tidak seluruh produk dan layanan tersedia di semua wilayah yurisdiksi. (eko/mlf/prnw)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.




