Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Dunia Islam

Gerhana Matahari Total, Mufti Moskow Imbau Umat Islam Salat Kusuf dan Berdoa

×

Gerhana Matahari Total, Mufti Moskow Imbau Umat Islam Salat Kusuf dan Berdoa

Sebarkan artikel ini
Ildar Alyautdinov Mufti Rusia
Singkatnya Gini...
  • Mufti Moskow Ildar Alyautdinov mengimbau umat Islam di Rusia untuk melaksanakan salat Kusuf, memperbanyak doa, dan berzikir saat fenomena gerhana matahari terjadi.
  • Umat Islam ditegaskan untuk memandang gerhana matahari murni sebagai tanda kebesaran Allah SWT dan fenomena alam, bukan sebagai pertanda kematian atau nasib buruk.
  • Gerhana matahari pada 12 Agustus 2026 mendatang akan melintasi wilayah Rusia hingga Eropa, sekaligus menjadi momentum penting bagi pengamatan ilmiah atmosfer Matahari.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Moskow, Khazanah — Umat Islam Rusia dianjurkan melaksanakan salat Kusuf ketika terjadi gerhana matahari serta memperbanyak zikir, doa, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Imbauan tersebut disampaikan Mufti Ildar Alyautdinov, Ketua Administrasi Spiritual Muslim (SAM) Moskow.

Menurut Alyautdinov, gerhana matahari merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Karena itu, umat Islam yang menyaksikan fenomena tersebut dianjurkan mengingat Allah, berdoa, dan memohon ampunan.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Dalam Islam, ada salat khusus, Salat al-Kusuf, yang dianjurkan untuk dilaksanakan ketika terjadi gerhana matahari. Nabi menganjurkan orang-orang yang menyaksikan fenomena tersebut untuk berzikir kepada Allah SWT, berdoa, dan memohon ampunan kepada Sang Pencipta,” ujar Alyautdinov seperti dikutip dari kantor berita RIA Novosti..

Seorang pria menyaksikan gerhana matahari sebagian di Moskow melalui film.

Gerhana matahari pada 12 Agustus 2026 menjadi salah satu fenomena astronomi yang menarik perhatian karena jalur totalitasnya melintasi sejumlah wilayah, mulai dari Rusia bagian utara, Samudra Arktik, Greenland, Islandia, hingga Spanyol dan sebagian kecil Portugal.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Kucurkan Pokir Undang Hadad Alwi Semarakkan Gema Hijrah Minangkabau di Pauh

Fase total gerhana hanya dapat diamati dalam jalur sempit dengan lebar sekitar 294 kilometer. Di luar jalur tersebut, pengamat hanya akan menyaksikan gerhana matahari sebagian.

Di Rusia, sebagian besar wilayah hanya akan mengalami gerhana sebagian. Fase total diperkirakan dapat diamati di wilayah timur laut Semenanjung Taimyr yang relatif jarang penduduk. Sementara itu, di bagian Eropa Rusia, gerhana akan lebih mudah diamati dari wilayah utara. Di Rusia bagian tengah, bagian Matahari yang tertutup Bulan akan lebih kecil.

Fase total gerhana juga dapat disaksikan di Spanyol, Islandia, dan Greenland bagian timur. Adapun Roscosmos, badan antariksa Rusia, dijadwalkan menyiarkan secara langsung fenomena gerhana matahari sebagian tersebut.

Gerhana Bukan Pertanda Kematian

Alyautdinov juga mengingatkan kembali pandangan Islam mengenai gerhana matahari. Dalam sejarah Islam, pernah muncul anggapan bahwa gerhana matahari berkaitan dengan wafatnya salah seorang putra Nabi Muhammad SAW. Namun, Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa gerhana tidak terjadi karena kematian ataupun kehidupan seseorang.

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah tanda-tanda kekuasaan Allah Yang Maha Kuasa,” kata Alyautdinov, mengutip sabda Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga:  Lebaran Bertepatan Jumat, Apakah Salat Jumat Tetap Wajib? Ini Penjelasan Lengkapnya

Penjelasan tersebut sekaligus menegaskan bahwa fenomena gerhana dalam Islam tidak dikaitkan dengan pertanda buruk atau peristiwa kematian seseorang. Gerhana merupakan fenomena alam sekaligus momentum bagi umat Islam untuk mengingat kebesaran Allah SWT.

Fenomena Astronomi yang Menarik

Selain memiliki makna keagamaan bagi umat Islam, gerhana matahari total juga menjadi fenomena penting bagi pengamatan ilmiah. Ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari, sejumlah bagian atmosfer Matahari yang biasanya sulit diamati dapat terlihat.

Di antaranya ialah korona dan kromosfer Matahari. Fenomena lain seperti diamond ring atau cincin berlian dan Baily’s beads atau manik-manik Baily juga dapat muncul menjelang dan sesudah fase total.

Gerhana matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi. Wilayah yang berada di dalam bayangan umbra dapat mengalami gerhana total, sedangkan wilayah di luar jalur tersebut hanya mengalami gerhana sebagian.

Bagi umat Islam, fenomena tersebut menjadi momentum untuk melaksanakan salat Kusuf, memperbanyak doa dan zikir, serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Sementara bagi ilmu pengetahuan, gerhana memberikan kesempatan untuk mengamati atmosfer Matahari secara lebih jelas dalam kondisi yang tidak dapat diperoleh pada keadaan normal. (Eko/RIA Novosti)

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumbar Muhidi Apresiasi Penetapan Rahmah El Yunusiyah Sebagai Pahlawan Nasional Tahun 2025

 

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.