Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Cengkeh Janjikan Kesejahteraan, Pemprov Sumbar Siapkan Sistem Pengairan hingga Jalan Usaha Tani

×

Cengkeh Janjikan Kesejahteraan, Pemprov Sumbar Siapkan Sistem Pengairan hingga Jalan Usaha Tani

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen memperkuat infrastruktur kawasan sentra cengkeh di Kabupaten Solok melalui pembangunan jaringan irigasi dan jalan usaha tani guna meningkatkan produktivitas serta efisiensi distribusi hasil panen.
  • Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendorong petani untuk melakukan hilirisasi komoditas cengkeh dengan memanfaatkan daun cengkeh menjadi minyak atsiri bernilai jual tinggi.
  • Pemerintah Kabupaten Solok mengapresiasi dukungan provinsi dan siap bersinergi dalam meningkatkan kualitas budidaya serta pengolahan hasil perkebunan demi kesejahteraan petani lokal.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Kabupaten Solok, Khazminang.id – Komoditas cengkeh masih menjadi salah satu sektor perkebunan unggulan. Cengkeh  memiliki prospek yang cerah untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumbar menyiapkan sejumlah langkah penguatan kawasan sentra cengkeh, mulai dari pembangunan sistem pengairan hingga jalan usaha tani.

“Kita masih memiliki potensi tanaman cengkeh yang besar di Sumatera Barat, termasuk di Kabupaten Solok,” ucap Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri panen raya cengkeh di kawasan perkebunan seluas 400 hektare di Bukit Batu Agung, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sabtu (30/5/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Informasi dari kelompok tani, menunjukkan hasil panen tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menjadi modal penting bagi petani untuk terus mengembangkan komoditas cengkeh.

Menurutnya, peningkatan produktivitas harus diikuti dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Salah satu kebutuhan utama yang menjadi perhatian pemerintah adalah ketersediaan air bagi tanaman cengkeh.

Baca Juga:  Aksi Demo Ricuh dan Makin Luas, FJPI: Jurnalis Agar Utamakan Keselamatan

“Kebutuhan air tanaman harus dipastikan tersedia. Di kawasan ini terdapat potensi sumber air yang bisa dimanfaatkan melalui pembangunan jaringan pipa. Jika kebutuhan air terpenuhi, produktivitas tanaman akan lebih terjaga dan pemupukan juga bisa dilakukan lebih optimal,” katanya.

Selain pengairan, Mahyeldi juga memastikan dukungan pembangunan jalan usaha tani untuk memperlancar aktivitas masyarakat di kawasan perkebunan. Menurutnya, akses yang baik akan memudahkan proses produksi hingga distribusi hasil panen.

“Pak Bupati akan membuka aksesnya terlebih dahulu, kemudian pemerintah provinsi akan menindaklanjuti pembangunan jalan usaha tani. Infrastruktur ini penting untuk mendukung aktivitas pertanian dan meningkatkan efisiensi biaya produksi,” ujarnya.

Selain meningkatkan produksi, Mahyeldi mengajak petani mulai mengembangkan hilirisasi komoditas cengkeh. Ia menilai potensi ekonomi cengkeh tidak hanya berasal dari bunga yang dipanen, tetapi juga dari daun yang dapat diolah menjadi minyak atsiri bernilai jual tinggi.

“Daun cengkeh yang selama ini belum dimanfaatkan memiliki nilai ekonomi yang besar. Kita perlu dukungan perguruan tinggi dan dunia usaha agar potensi ini dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru bagi petani,” tuturnya.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Kota Bukittinggi Menerima Aspirasi Jajaran RSUD Kota Bukittinggi

Sementara itu Bupati Solok, Jon Firman Pandu mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pengembangan perkebunan cengkeh dan percepatan penanganan pascabencana di daerahnya.

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur yang hadir langsung bersama masyarakat. Dukungan terhadap pengembangan sentra cengkeh dan program relokasi warga terdampak bencana menjadi harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Solok,” kata Jon.

Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sumbar, Afniwirman menyebut, Kabupaten Solok masih menjadi salah satu sentra utama produksi cengkeh di Sumbar. Karena itu, pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas budidaya, pengolahan hasil panen, serta pemanfaatan daun cengkeh menjadi minyak atsiri guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.