Painan, Khazminang.id – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni melakukan peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) Pembangunan Drainase Kota Painan (dari Inspektorat – Batang Painan), di Kecamatan IV Jurai, Kamis (10/9/2026)
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kodim 0311 Pessel, Letkol Inf Yudi Eka Pratama, M.Han, Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Dapil 1, Syafril Saputra, Afrinal Tanjung, Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Saidal Masfiyudin, Ketua LKAAM, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat IV Jurai dan Wali Nagari.
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengatakan pembangunan drainase tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai Rp7,2 miliar sepanjang 1,2 kilometer.
Infrastruktur ini dibangun, kata Hendrajoni, sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam membenahi sistem drainase perkotaan sekaligus mengurangi risiko genangan dan banjir, khususnya di kawasan Kota Painan.
“Sebagian wilayah Kota Painan selama ini selalu menjadi langganan banjir. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melakukan upaya penanganan banjir dengan membangun drainase sepanjang 1,2 kilometer mulai dari Kantor Inspektorat hingga Batang Painan,” ujarnya.
Hendrajoni menyampaikan pembangunan drainase tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
“Kita ingin Kota Painan bebas dari banjir. Karena itu, pembenahan drainase menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Dengan pembangunan ini, kita berharap aliran air menjadi lebih lancar sehingga genangan dan banjir dapat diminimalkan,” kata dia.
Hendrajoni berharap pembangunan drainase sepanjang 1,2 kilometer tersebut dapat dikerjakan dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan perencanaan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Makan dari itu, ia berpesan kepada kontraktor pelaksana agar mengerjakan pembangunan sesuai dengan spesifikasi teknis (spek) yang telah ditetapkan dalam kontrak.
“Kontraktor harus bekerja sesuai spek. Jangan main-main dengan spek. Kalau ada yang main-main, silakan pihak Kejaksaan menindak. Dan Dinas PUTR awasi pekerjaan pembangunan drainase ini secara intensif,” tegas Hendrajoni.
Sementara, tokoh masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, Syafrizal Ucok menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Hendrajoni-Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.
Salah satunya pembangunan drainase Kota Painan sepanjang 1,2 kilometer Inspektorat-Batang Painan senilai Rp 7,2 miliar yang anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Pesisir Selatan.
“Pembangunan drainase ini sudah menjadi harapan masyarakat sejak lama dalam upacara meminimalisir potensi bencana banjir, sekaligus menciptakan Kota Painan yang aman dan nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan, Susmiar Derita menyebutkan, drainase Kota Painan merupakan jaringan pembuangan dari banjir saat hujan. Drainase ini juga menjadi salah satu pembangunan yang ditunggu masyarakat.
Dikatakanya, pembangunan drainase tersebut menjadi komitmen dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya mengatasi bencana banjir.
Ia mengatakan, sumber dana tersebut berasal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2026 dengan nilai Rp7,2 miliar dengan 1,2 kilometer berupa saluran beton bertulang terbuka dan tertutup yang dilaksanakan oleh CV Aiko Pratama Eginering.(Milhendra Wandi)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






