Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Politik

Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Sinergi Legislatif-Eksekutif Hadirkan Tata Kelola yang Bersih

×

Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Sinergi Legislatif-Eksekutif Hadirkan Tata Kelola yang Bersih

Sebarkan artikel ini

Padang, Khazminang.id – Dalam upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan akuntabel kembali ditegaskan di Ranah Minang.,seluruh jajaran pimpinan daerah se-Sumatera Barat berkumpul dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Kamis (8/10/2026).

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama seluruh kabupaten/kota serius dalam membentengi tata kelola anggaran daerah dari praktik penyimpangan. 

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Momentum penting ini dihadiri langsung pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) untuk memperkuat arah kebijakan pencegahan korupsi di daerah.

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M yang hadir bersama para Kepala Daerah se-Sumbar itu menegaskan soliditas antara legislatif dan eksekutif. 

Menurutnya, sinergi ini ditujukan untuk memperketat tata kelola APBD, menjaga integritas para pejabat publik, serta memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Acara berskala besar yang turut dihadiri pejabat penting dari berbagai instansi pusat dan daerah seperti Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP RI, pejabat Kementerian Dalam Negeri dan KPK RI, Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP Setya Budi Arijanta, serta Kepala Perwakilan Ombudsman Sumbar.

Baca Juga:  Tampil di Bonjol, Anggota DPRD Sumbar Ali Muda Sosialisasikan Perda Perhutanan Sosial

Dari jajaran daerah, tampak hadir para bupati, wali kota, wakil bupati, wakil wali kota, Ketua DPRD kabupaten/kota, hingga para Sekretaris Daerah beserta jajaran pejabat eselon II se-Sumatera Barat. Kehadiran seluruh elemen kunci ini mencerminkan tekad bersama dalam membangun sistem pemerintahan daerah yang transparan dan bebas korupsi.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menegaskan kembali komitmen Pemprov Sumbar untuk terus menjaga marwah tata kelola pemerintahan. Gubernur menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan publik yang bersih, efektif, transparan, serta akuntabel sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua KPK RI, Komjen Pol. (Purn) Dr. Setyo Budiyanto, menyampaikan, kegiatan koordinasi ini merupakan bagian vital dari upaya pencegahan (prevention). Penguatan pemahaman mengenai regulasi pencegahan tindak pidana korupsi diharapkan dapat membentengi para pejabat daerah dari potensi pelanggaran hukum.

Ia menegaskan, agar dokumen komitmen bersama yang telah ditandatangani tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan diterapkan secara konsisten dalam tugas sehari-hari. Fokus utama implementasi tersebut mencakup kepatuhan anggaran, pengadaan barang dan jasa, transparansi mutasi dan rotasi jabatan, hingga kedisiplinan pelaporan LHKPN.

Baca Juga:  LDK OSIS di Pariaman Disambut Antusias, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Soroti Maraknya Perilaku Menyimpang

Melalui sinergi erat antara Ketua DPRD Sumbar Muhidi, Pemprov Sumbar, KPK, Kemendagri, dan BPKP, rakor ini diharapkan mampu memantapkan tata kelola pemerintahan Sumatera Barat yang makin maju. Langkah bersama ini menjadi modal berharga dalam menghadirkan iklim investasi yang sehat dan pelayanan masyarakat yang optimal tanpa rasa cemas akan praktik korupsi. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.