Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

40 Persen PE Kota Padang Disangga Sektor UMKM, Pelaku Usaha Dituntut Kuasai Strategi Digital

×

40 Persen PE Kota Padang Disangga Sektor UMKM, Pelaku Usaha Dituntut Kuasai Strategi Digital

Sebarkan artikel ini
PESERTA pelatihan digital marketing Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang foto bersama Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Padang, Teddy Antonius. RYN
Singkatnya Gini...
  • Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital bagi pelaku UMKM guna mendukung program unggulan "UMKM Naik Kelas" serta memperluas jangkauan pasar.
  • Kegiatan yang bersumber dari alokasi pokok pikiran Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif ini diikuti oleh 21 pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing di tengah tantangan era digitalisasi.
  • Dinas Koperasi dan UMKM Padang mencatat sektor UMKM menjadi penyangga ekonomi daerah dengan kontribusi mencapai 40 persen serta menaungi setidaknya 48 ribu unit usaha binaan.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id– Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang bekerjasama dengan Sentra Pendidikan dan Pelatihan Vokasi ARA, menggelar pelatihan digital marketing bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Padang. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Axana selama dua hari ke depan, Senin hingga Selasa (5-6/10).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Teddy Antonius, S.STP, MM dalam sambutannya saat membuka kegiatan mengatakan, pelatihan digital marketing tersebut, sejalan dengan program unggulan Walikota Padang untuk mewujudkan UMKM Naik Kelas.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Dan ini adalah wujud nyata dari dukungan Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif terhadap kemajuan dunia UMKM. Melalui alokasi pokok pikirannya, pelatihan digital marketing ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar produk mereka,” ujar Teddy.

Dikatakan, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Kota Padang. Sebagai salah satu penyangga dan pondasi penting pertumbuhan ekonomi (PE) daerah, bahkan kontribusi sektor UMKM di Kota Padang sebut Teddy, mencapai 40 persen.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Hingga 29 Juli

“Nah, pesatnya kemajuan teknologi informasi dan digitalisasi dewasa ini, tentu menjadi tantangan besar bagi pelaku usaha agar tetap bisa eksis, bertahan dan terus berkembang. Tentu dibutuhkan pula pondasi dan pertahanan yang kuat dari UMKM itu sendiri,” sebut Teddy.

Kemajuan teknologi informasi dan digitalisasi imbuh Teddy, adalah sebuah keniscayaan. Maka sebagai produsen, baik barang maupun jasa, setiap pelaku usaha dituntut untuk terus mengupgrade dan melahirkan inovasi-inovasi terhadap produk yang akan mereka lempar ke pasaran.

“Pelaku UMKM tidak bisa lagi menerapkan pola dan cara-cara lama untuk bertahan dan mengembangkan usaha. Pelaku UMKM dituntut untuk melek teknologi dan mengikuti trend digitalisasi,” pungkas Teddy.

Hingga kini sebut Teddy, sebanyak 48 ribu UMKM telah menjadi binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang. Dari jumlah yang begitu besar, pihaknya berharap agar sektor UMKM sebagai penyangga ekonomi daerah, bisa terus maju dan naik kelas.

Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif, S.HI dalam arahannya mengatakan, kegiatan pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM, merupakan kebutuhan penting pelaku usaha dalam menghadapi kemajuan teknologi informasi dan tantangan digitalisasi.

Baca Juga:  Pesan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias : Remaja Jangan Terjebak Perilaku Menyimpang

“Semoga dengan pembelajaran dan hal-hal penting yang didapat dari para pemateri nanti, para pelaku usaha bisa meningkatkan penjualan dan memperluas pasar dengan menerapkan strategi digital marketing,” ujar Latif.

Kabid Pemberdayaan UKM, Nasdwiyelly, S.STP mengatakan, kegiatan pelatihan digital marketing tersebut diikuti 21 orang pelaku UMKM yang ada di Kota Padang.

“Seluruh peserta diharapkan bisa menerapkan ilmu dan segala apa yang mereka dapat di pelatihan ini, terutama dalam upaya meningkatkan penjualan dan perluasan pasar produk mereka,” ujar Nasdwiyelly didampingi staffnya, Ade Marjoni. Ryan Syair

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.