Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Dorong Percepatan Green Province, Gubernur Resmikan SPKLU Center Pertama di Sumbar

×

Dorong Percepatan Green Province, Gubernur Resmikan SPKLU Center Pertama di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi meresmikan SPKLU Center pertama di Sumbar di kantor PLN UID Padang, Kamis (01/10/2026). Dok. Makopim/Adpsb
Singkatnya Gini...
  • Gubernur Sumatera Barat meresmikan SPKLU Center pertama di Sumbar guna mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik dan transisi energi bersih.
  • Fasilitas milik PLN tersebut dilengkapi lima unit pengisian daya super cepat (ultra fast charging) berkapasitas total 600 kW untuk melayani lebih dari 580 kendaraan listrik di Sumbar.
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mengonversi kendaraan dinas ke listrik secara bertahap guna mendorong program Green Province dan target Net Zero Emission 2060.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id — Sumatera Barat mulai memperkuat infrastruktur kendaraan listrik. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Sumbar, Kamis (1/10/2026).

SPKLU Center yang berada di Kantor Pelayanan PLN SBU Regional Sumatera Bagian Tengah itu menjadi bagian dari upaya mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di Sumatera Barat.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Mahyeldi mengapresiasi langkah PLN menghadirkan fasilitas tersebut. Menurutnya, keberadaan SPKLU menjadi salah satu kebutuhan penting seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah menghadirkan percepatan-percepatan dalam urusan kelistrikan. Di antaranya dengan hadirnya SPKLU Center yang pertama di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Ia mengatakan, pengembangan energi bersih menjadi salah satu perhatian Pemprov Sumbar. Tidak hanya melalui kendaraan listrik, pemerintah daerah juga terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan, seperti energi surya, panas bumi dan energi air.

Menurut Mahyeldi, komitmen Sumbar terhadap lingkungan dan energi bersih juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Sumbar disebut menerima dukungan dari Norwegia senilai 3,5 juta dolar AS untuk pengembangan program lingkungan dan energi bersih.

Baca Juga:  Nusron Wahid Buka Ruang Kritik di Kampus: Kebijakan Negara Tak Boleh Antikritik

Selain itu, terdapat pula dukungan dari Jerman melalui KfW yang diarahkan untuk mendukung program terkait lingkungan dan energi bersih.

“Semua ini mudah-mudahan menjadi bagian dari percepatan Green Province. Karena itu, dukungan dari PLN dan Kementerian ESDM sangat kita harapkan,” katanya.

Pemprov Sumbar, lanjut Mahyeldi, juga telah menetapkan kebijakan agar penggantian kendaraan dinas pemerintah secara bertahap diarahkan menggunakan kendaraan listrik.

Kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya mendorong penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat dalam beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Mahyeldi berharap kehadiran SPKLU Center dan berbagai kemudahan yang diberikan PLN dapat mempercepat penggunaan kendaraan listrik di Sumbar.

“Mudah-mudahan dengan SPKLU Center dan gebyar pemotongan tambahan daya ini akan memberikan semangat dan kemudahan kepada kita di Sumatera Barat, sehingga energi hijau kemudian Sumbar hijau bisa kita implementasikan lebih cepat lagi yang akan memberikan kebaikan kepada kita semua,” ujarnya.

Peresmian SPKLU Center dilakukan Mahyeldi bersama jajaran PLN dan Kementerian ESDM dengan pembacaan basmalah.

Baca Juga:  H.Shabirin Rachmat,S.Sos Berikan Paparan Kepada Mahasiswa UNP

Infrastruktur Pengisian Daya Perlu Diperkuat

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, mengatakan pengembangan kendaraan listrik harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur pengisian daya.

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mendukung pencapaian target Net Zero Emission 2060.

“Switching ke listrik menjadi salah satu strategi kita untuk mencapai Net Zero Emission tahun 2060, tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga rumah tangga dan sektor lainnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, saat ini terdapat 102 SPKLU di Sumatera Barat. Sekitar 90 unit di antaranya merupakan SPKLU yang didominasi oleh PLN.

Dari sisi rasio, jumlah tersebut masih memberikan ruang yang cukup besar untuk pertumbuhan kendaraan listrik di Sumbar.

“Di Sumbar itu satu SPKLU melayani sekitar enam kendaraan. Sementara dalam ketentuan, rasionya satu SPKLU melayani 17 kendaraan. Artinya, peluang untuk memperbanyak kendaraan listrik masih cukup luas,” jelasnya.

SPKLU Center Punya 5 Ultra Fast Charging

Baca Juga:  Semarak Bukittinggi Gemilang Bertakbir Sambut Idul Fitri 1447 H

Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, mengatakan SPKLU Center yang diresmikan tersebut dilengkapi lima unit ultra fast charging.

Masing-masing perangkat memiliki kapasitas 120 kilowatt (kW), sehingga total kapasitas pengisian yang tersedia mencapai 600 kW.

Selain menghadirkan SPKLU Center, PLN juga memberikan program diskon 50 persen untuk pemasangan baru dan tambah daya listrik di Sumatera Barat. Program tersebut berlaku selama dua minggu dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat.

Arsyadany mengatakan, hingga Agustus 2026, jumlah kendaraan listrik di Sumatera Barat telah mencapai lebih dari 580 unit.

Sementara secara nasional, PLN telah menyediakan lebih dari 3.200 lokasi SPKLU dengan jumlah transaksi mencapai sekitar 700.000 transaksi per bulan.

“Yang paling penting bukan seberapa banyak charger yang dibangun, tetapi seberapa banyak fasilitas ini memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumatera Barat,” katanya. (adpsb)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.