Bukittinggi, khazminang.id- Orari lokal (Orlok) Bukittinggi Agam-YH5AK akan menyelenggarakan pelatihan tahap ke III Group A Pendidikan Dasar Communication in Rescue and Emergency (CORE) dan Manajemen Bencana, yang akan diadakan di objek wisata Ngarai Sianok dari tanggal 4 hingga 6 September 2026. Kegiatan ini juga sekaligus dilakukan pengukuhan dan pelantikan tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK Group A.
Wakil Bupati Kabupaten Agam, H. Muhammad Iqbal, S.E., M.Com, memberikan apresiasi dan dukungan yang sangat luar biasa untuk kegiatan ini, mudah-mudahan kegiatan ini menambah dan meningkatkan sumber daya anggota Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, dan disampaikannya akan hadir di lokasi acara pelatihan CORE, ungkap Muhammad Iqbal.

Diketahui jajaran Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK terdiri dari Ketua, Syahrul Junaidi, SH-YB5AJO, Kepala bidang operasi teknik, Suhardedi-YB5DDE dan Komandan CORE Group A, Tegar Adrian-YD5ATI, Rabu (19/8/2026) menemui Wakil Bupati Kabupaten Agam H. Muhammad Iqbal, S.E., M.Com. di ruang kerjanya yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, S.STP, M.Sc, dan Kepala Bidang Dinas Kominfo, untuk beraudiensi, dan sekaligus menyampaikan kegiatan tahap III pelatihan CORE dan Manajemen Bencana serta kegiatan pengukuhan dan pelantikan tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK.

Dijelaskan Syahrul Junaidi-YB5AJO, dalam audiensi ini, kami pengurus Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK mengharapkan kehadiran Wakil Bupati Kabupaten Agam Muhammad Iqbal untuk menghadiri kegiatan tersebut dan juga sekaligus mengukuhkan sebanyak 40 orang anggota tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK Group A.
Adapun kegiatan ini adalah salah satu bentuk bagian dari tim reaksi cepat Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, tim ini merupakan satuan tugas khusus yang fokus memberikan dukungan komunikasi radio darurat saat terjadi musibah bencana alam atau musibah bencana non alam, jelasnya.
Kata Syahrul Junaidi-YB5AJO, dalam kedaruratan kebencanaan alam maupun non alam di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK dan didukung pengurus selalu siap membantu dan menolong untuk kemanusiaan tanpa pamrih melalui Dukungan komunikasi (Dukom).
Kondisi ketika suatu ancaman bencana benar-benar terjadi dan mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat. Kondisi ini menuntut tindakan cepat, terpadu, dan darurat yang dilakukan tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK guna menyelamatkan korban jiwa, evakuasi, serta memenuhi kebutuhan dasar warga, ucap Syahrul Junaidi-YB5AJO.

Sementara itu Kepala bidang operasi teknik Orlok Bukittinggi Agam, Suhardedi-YB5DDE, mengatakan, pada penutupan tahap III pelatihan CORE dan Manajemen Bencana akan diadakan simulasi komunikasi darurat dengan menggunakan solar panel (aliran listrik dari sinar surya) untuk cadangan power dari sumber listrik PLN, pemasangan satelit starlink sehingga bisa berkomunikasi dalam situasi darurat.
Selain itu penyiapan perangkat instalasi radio pada situasi darurat, jadi dalam kejadian kebencanaan, tim CORE sudah bisa mempersiapkan segala sesuatu dalam kondisi darurat dengan tidak adanya cadangan power yang disuplai dari listrik PLN. Dan juga kita mempersiapkan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan untuk bertahan hidup (survival).
Dan pada tahap akhir atau tahap III ini juga diberikan keterampilan dasar untuk pembuatan posko dukungan komunikasi, dapur umum dan lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan di lokasi bencana. Kita harapkan nanti seluruh peserta pelatihan ini bisa mampu pada kondisi darurat menyiapkan peralatan komunikasi dan semua pendukungnya.
Pada era kemajuan teknologi informasi saat ini, melalui pengembangan luas informasi yang dikemas dengan baik, tidak dapat dipungkiri bahwa selama ini Orari lokal Bukittinggi Agam-YH5AK telah berperan aktif untuk memberikan dukungan komunikasi dalam penanggulangan berbagai bencana alam khususnya di Kota Bukittinggi-Kabupaten Agam dan pada umumnya di Provinsi Sumatera Barat maupun di luar Provinsi Sumatera Barat.
Dengan adanya dukungan komunikasi Orari, maka upaya memberikan informasi tentang potensi kebencanaan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif, dalam memberikan informasi yang cepat dan akurat melalui alat komunikasi gelombang radio amatir, maka masyarakat dapat dengan segera menyiapkan diri mengantisipasi ancaman bencana yang ada, imbuh Suhardedi-YB5DDE.

Sedangkan Komandan CORE Group A, Tegar Adrian-YD5ATI, menjelaskan tim CORE Group A sebanyak 40 orang dan sebelumnya tim CORE pelopor sebanyak 30 orang, jadi kini personal tim CORE Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK yang terdata sebanyak 70 orang. Perlu diketahui tim CORE Group A telah mengikuti tahap I mengenai dasar-dasar tentang teknik radio, manajemen posko dan lainnya yang terkait dengan komunikasi radio amatir yang disampaikan Kepala bidang operasi teknik Orari lokal Bukittinggi Agam, Suhardedi-YB5DDE.
Dan tahap II mengenai Standard Operating Procedure (SOP) kebencanaan (manajemen posko bencana) dalam penyampaian berita informasi dengan singkat, padat dan pasti, jadi tidak ada bahasa kemungkinan-kemungkinan, selain itu tentang SOP komunikasi DX (komunikasi jarak jauh) Internasional dipaparkan Wasino-YC5LCZ. Pemateri Ichwan Pratama Danda-YCAXC memaparkan tentang Manajemen Bencana peserta pelatihan, meliputi, Kehadiran, Keseriusan, Pemahaman materi, Pemahaman praktek, Pra Postes, Postes, pungkas Tegar Adrian-YD5ATI. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






