Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Hasil Seleksi, 10 Nama Calon Pimpinan Baznas Sumbar Diajukan ke Gubernur

×

Hasil Seleksi, 10 Nama Calon Pimpinan Baznas Sumbar Diajukan ke Gubernur

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Tim seleksi resmi menetapkan 10 nama calon pimpinan Baznas Provinsi Sumatera Barat periode 2026–2031 setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tahapan seleksi.
  • Nama-nama calon terpilih dilaporkan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk selanjutnya diteruskan ke Baznas RI guna memperoleh pertimbangan sebelum penetapan pimpinan definitif.
  • Proses seleksi berlangsung ketat dan kompetitif, menyaring 54 pendaftar awal melalui uji administrasi, tes CAT, penulisan makalah, hingga tahap wawancara untuk menjaring pimpinan yang berintegritas dan profesional.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang, Khazminang.id – Tuntas sudah proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Barat periode 2026–2031. Panitia mengumumkan 10 nama calon pimpinan terbaik yang akan diajukan kepada Gubernur Sumatera Barat. Selanjutnya, nama-nama tersebut akan diteruskan kepada Baznas RI untuk memperoleh pertimbangan sebelum penetapan pimpinan definitif.

Adapun 10 Calon Pimpinan Baznas Provinsi Sumatera Barat periode 2026–2031 maisng-masing adalah Rahimul Amin, Ali Margosim, Yulius, Rahmat, Afdal, Deni Marlesi, Firdaus, Feri Irawan, Abdul Latif dan Budiman.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Ketua Tim Seleksi yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mengatakan proses seleksi berlangsung secara maraton dan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah, seluruh tahapan seleksi telah selesai. Sepuluh nama terbaik telah ditetapkan dan dilaporkan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk selanjutnya diajukan kepada Baznas RI guna memperoleh pertimbangan,” ujar Arry di Padang, Jum’at (14/8/2026).

Proses seleksi diawali dengan pendaftaran sebanyak 54 calon peserta. Pada tahap seleksi administrasi, dua peserta dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sehingga tersisa 52 peserta yang berhak mengikuti uji kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) dan penulisan makalah. Namun, satu peserta tidak hadir pada pelaksanaan ujian sehingga dinyatakan mengundurkan diri.

Baca Juga:  Wamen Ossy kepada 1.322 PNS Baru: Ini Awal Pengabdian dan Tanggung Jawab kepada Bangsa

Berdasarkan hasil kompetensi CAT dan makalah, maka tersaring sebanyak 25 orang, untuk melaju pada tahapan wawancara. Dan hasil akhir dari seluruh rangkaian seleksi adalah terpilih 10 nama terbaik.

Arry menegaskan seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik Sumatera Barat yang memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat.

Menurutnya, proses seleksi berlangsung sangat kompetitif. Para peserta diuji tidak hanya dalam aspek pemahaman fikih zakat dan tata kelola zakat, tetapi juga mengenai moderasi beragama, kemampuan manajerial, serta penyampaian gagasan dan inovasi untuk pengembangan Baznas Sumatera Barat ke depan.

“Yang paling kami harapkan adalah lahirnya pemimpin yang memiliki visi, inovasi, dan kemampuan membangun tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat,” kata Arry.

Ia menambahkan, tim penilai terdiri atas para pakar dan praktisi yang memiliki kompetensi di bidang perzakatan. Selain dirinya sebagai Ketua Tim Seleksi, tim penilai juga beranggotakan Ahmad Dari yang juga menjabat Asisten I Setda Provinsi Sumatera Barat sekaligus Ketua UPZ Tuah Sakato, Prof. Muchlis Bahar, pakar zakat dari UIN Imam Bonjol Padang, H. Edison selaku Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, serta H. Abrar Munandar, Kepala Bidang Zakat pada Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat.

Baca Juga:  Wako Bukittinggi Ramlan Pimpin Gotong Royong Bersihkan Gedung Pasar Banto

Masyarakat Sumatera Barat, lanjut Arry, menaruh harapan besar kepada pimpinan Baznas yang akan terpilih agar mampu menghadirkan terobosan baru dalam pengelolaan zakat. Dengan kepemimpinan yang kuat dan inovatif, Baznas Sumatera Barat diharapkan semakin optimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan cita-cita menjadikan lebih banyak mustahik bertransformasi menjadi muzaki melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Berita

Jakarta, Khazminang.id — Program Pemagangan Nasional (MagangHub) membuka kesempatan bagi talenta muda untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus menunjukkan kompetensi secara langsung…