Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

April 2026, BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558 Ribu Petani dan 23 Ribu Nelayan

×

April 2026, BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558 Ribu Petani dan 23 Ribu Nelayan

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur hingga April 2026.
  • Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan realisasi mencapai Rp27,95 triliun, menjangkau 558 ribu petani dan 23 ribu nelayan untuk mendukung swasembada pangan nasional.
  • Program pembiayaan ini berhasil mendorong sebanyak 307 ribu debitur naik kelas serta memperluas jangkauan kredit hingga mencakup 19 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Jakarta, Khazminang.id โ€“ PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pengembangan sektor produktif, khususnya pertanian, guna mendorong peningkatan kapasitas usaha dan kesejahteraan masyarakat.

KUR ini merupakan salah satu dari penguatan fondasi ekonomi kerakyatan menjadi fokus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam menyalurkan pembiayaan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Secara kinerja, hingga April 2026,BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia. Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan, dan industri pengolahan, dengan porsi mencapai 66,47%.

“Dari total tersebut, sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan penyaluran mencapai Rp27,95 triliun atau setara 42,38 persen,” kata Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya dalam siaran pers yang diterima, Kamis (28/05/2026).

Capaian ini tidak hanya menunjukkan peran dominan sektor pertanian dalam portofolio KUR BRI, tetapi juga mempertegas posisi perseroan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:  Tak Sempat di Hari Kerja, Warga Semarang Andalkan PELATARAN untuk Urus Tanah di Akhir Pekan

Akhmad Purwakajaya lebih jauh mengatakan, sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI terus memperkuat kontribusinya terhadap program Asta Cita ke-2 pemerintah, yakni kemandirian bangsa melalui swasembada pangan. Dalam empat bulan pertama tahun 2026, penyaluran KUR BRI telah menjangkau 558 ribu petani dan 23 ribu nelayan.

โ€œKUR merupakan instrumen pembiayaan BRI dalam mendukung sektor usaha mikro dan sektor produktif. BRI pun senantiasa menyalurkan KUR dengan memperluas akses permodalan, yang tidak hanya berdampak pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas usaha serta perputaran ekonomi di berbagai wilayah,โ€ ujar Akhmad.

Dalam implementasinya, Akhmad menyatakan, BRI terus menerapkan prinsip kehati-hatian dengan mengedepankan aspek transparansi dan akuntabilitas. Hal ini penting mengingat KUR sepenuhnya bersumber dari dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kredit harus tetap terjaga.

Lebih lanjut, penyaluran KUR BRI diarahkan untuk mendorong pelaku usaha berkembang seiring dengan meningkatnya akses permodalan. Hal ini tercermin dari kemampuan debitur dalam memperluas skala usaha dan meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan Studi Banding Ke DPRD Agam

Capaian tersebut terlihat dari jumlah debitur yang berhasil naik kelas, yakni sebanyak 307 ribu debitur atau mencapai 31,96% dari target 962 ribu debitur. Di sisi lain, jangkauan KUR BRI terhadap rumah tangga juga menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Hingga April 2026, sekitar 19 dari setiap 100 rumah tangga telah mengakses fasilitas KUR BRI, meningkat dibandingkan 18 rumah tangga pada 2025 dan 17 rumah tangga pada 2024. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.