Bukittinggi, khazminang.id- Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Yerry Amiruddin, SE melaksanakan reses perorangan Masa Sidang II 2025/2026, di Kelurahan Kubu Tanjuang Kecamatan Aua Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kamis (30/4/2026).
Reses Yerry Amiruddin dihadiri Camat ABTB, Hendra Eka Putra, S.H. diwakili Sekretaris Camat ABTB, Yopi Zulfikar, Lurah Kubu Tanjuang Siziono Erik, tokoh masyarakat, Ketua LPM Kubu Tanjuang, perwakilan SKPD terkait dan tim Sekretariat DPRD Bukittinggi, dan ratusan warga antusias mengikuti reses tersebut.
Kegiatan Reses Yerry Amiruddin dari Fraksi Partai Demokrat tersebut, dalam rangka turun ke daerah pemlihan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat untuk nanti disampaikan ke Pemerintah Daerah.
Sekcam ABTB Yopi Zulfikar saat membuka kegiatan reses ini, mengatakan, menyambut baik kegatan reses anggota DPRD Bukittinggi Yerry Amiruddin di Kubu Tanjuang. Reses ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan uneg-uneg dan aspirasiya.
“Melalui reses ini, warga dapat menyampaikan ke pak Yerry selaku wakil rakyat, tentang apa yang drasakan serta kondisi yang terjadi. Semoga, usulan masyarakat dapat diakomodir atau difasilitasi nantinya,,” ucap Yopi.
Pada sambutannya Yerry Amiruddin, mengatakan tujuan kami turun ke masyarakat dan bertemu bapak/ibu semuanya hari ini, dalam rangka menjemput aspirasi. Hal ini juga sebagai tugas kami sebagai wakil rakyat atau anggota DPRD sebagai penyelenggara Pemerintahan. Seluruh aspirasi bapak akan kami tampung atau diakomodir serta akan dibahas bersama Pemerintah Daerah, ujar Yerry Amiruddin.
Beberapa pembangunan di Kecamatan ABTB khususnya wilayah Tigo Baleh, dapat dilaksanakan tahun 2026 ini yaitu pembangunan kantor Lurah Ladang Cakiah. Kami sudah berbicara dengan Pemerintah Daerah, ada tiga prioritas kantor Lurah yang akan dibangun di wilayah Tigo Baleh.
Secara keadaan sekarang, tanah kantor Lurah Ladang Cakiah punya Dinas Pendidikan dan bangunan milik masyarakat. Kemudian, kantor Lurah Kubu Tanjuang dimana lurahnya duduk di wilayah Kabupaten Agam.
Pemerintah Kota dan DPRD akan berupaya membangun Kantor Lurah Kubu Tanjuang. Namun, untuk membangun kantor Lurah tersebut, kita perlu tanah. Kita minta bantu ke masyarakat, mencarikan tanah agar bersedia dijual ke Pemerintah Daerah, untuk dijadikan kantor Lurah Kubu Tanjuang.
Dan satu lagi adalah kantor Lurah Parit Antang, secara bangunan, kantor Lurah Parit Antang tak layak lagi, karena berada di pinggir tebing. Kita takut dengan keadaan bencana di wilayah kita, mungkin dirasa kantor Lurah tersebut patut dipindahkan. Jika kantor Lurah sudah representatiif, tentunya pelayanan akan berjalan maksimal,” jelas Yerry.
Terkait kelanjutan pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 08 Kubu Tanjuang sudah dianggarkan. Selain itu, ada tujuh persoalan yang disampaikan masyarakat saat reses tersebut antara lain masalah MDTA Nurul Hidayah, TK Islam di Kubu Tanjuang, masalah warga yang berhak mendapat bedah rumah, masalah irigasi dan jalan usaha tani yang terintegrasi di 4 Kelurahan, dan sebagainya.
“Kami menerima aspirasi terkait fasilitas alat kesehatan dan mobiler di Posyandu dan rehab Posyandu. Warga masyarakat menyebutkan gedung Posyandu meminjam ke masyarakat dan ini perlu solusi bersama. Ada dua posyandu yang kondisinya cukup memprihatinkan,” ungkap Yerry. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






