Jakarta, Khazanah — Kapolri yang diwakili Kabaharkam Polri Komjenpol Karyoto meminta KBPP Polri jangan ikut ikutan dengan tradisi sejumlah Ormas yang hanya sibuk menjelang Pemilu.
“KBPP Polri tidaknboleh hanya sekedar solid tapi harus bermanfaat bagi masyarakat,” kata Karyoto ketika membuka secara resmi Munas VI KBPP Polri di hotel JS Luwansa, Jakarta (14/5)
Karyoto mengajak para pengurus untuk terus menerus menempa daya juang dan daya bakti nya menjadi perpanjangan tangan Polri di tengah masyarakat terutama yang berkaitan dengan fungsi-fungsi Polri seperti Binmas dan pencegahan narkoba.

Munas, kata Karyoto, akan menjadi momentum penting untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan 5 tahun ini dan menyusun berbagai perbaikan serta inovasi organisasi lima tahun ke depan.
Sebelumnya dalam sambutan Ketua Dewan Kehormatan KBPP Polri Komjenpol Purn Adang Dorodjatun meminta KBPP Polri memberikan dukungan penuh menyukseskan AstaCita pemerintah sesuai dengan bidang yang sesuai dengan bidang masing-masing.
KBPP Polri diminta untuk ikut menjaga kestabilan dan ketentraman masyarakat.
Sementara itu Ketua Umum KBPP Polri Dr. Evita Nursanty mengatakan bahwa Munas 6 kali ini adalah langkah awal untuk menuju salah satu visi baru KBPP Polri yakni kemandirian.
“Kita punya visi Solid-Kuat-Modern, maka dimasa berikutnya kita akan perkuat dengan visi baru yakni kemandirian,” kata Evita Nursanty.
Sebagai Ketua Umum ia mengatakan bahwa dalam organisasi soal beda pendapat adalah hal biasa, tapi tidak boleh membuat perpecaha apalagi merusak persaudaraan,” kata dia.
Munas ini diikuti okeh seluruh pengurus daerah dari 34 PD se Indonesia.
Delegasi PD Sumatera Barat diikuti oleh Syafrilzal Ucok (Ketua) Eko Yanche Edrie (Sekretaris) dan Desriyanti (Bendahara)
Munas kali ini akan bersaing dua kandidat yakni Evita Nursanty sebagai petahana dan Bimo Suryono. (Eko)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






