Bukittinggi, khazminang.id- Hajjah Elfianis, S.M., legislator DPRD Kota Bukittinggi seorang ibu yang humanis, jenius, lugas dalam berbicara di depan publik, humoris, dan familiar dengan warga masyarakat, melakukan kegiatan reses perorangan Anggota DPRD Kota Bukittinggi Masa Sidang II Tahun 2025/2026 Daerah Pemilihan (Dapil) Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kamis (30/4/2026) di RT 02 RW 04 Kelurahan Campago Ipuah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
Semua aspirasi dari warga masyarakat yang menghadiri kegiatan reses ini diterima dan langsung di jawabnya dengan kepiawaiannya dalam berkomunikasi, sehingga dapat dipahami peserta reses. Kegiatan reses ini dihadiri Instansi SKPD terkait, Ninik Mamak, tokoh masyarakat, pemuda dan ratusan warga masyarakat.
Kegiatan reses perorangan ini kami lakukan, agar dapat bertatap muka langsung dengan warga masyarakat Dapil Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan bisa secara langsung pula mendengarkan penyampaian penjelasan aspirasi keinginan dari warga masyarakat. Dan tentunya semua aspirasi warga masyarakat yang disampaikan menjadi catatan untuk pembahasan nantinya.

Hajjah Elfianis, S.M., politisi fraksi Partai Demokrat tampil di depan warga masyarakat dengan mengenakan kebaya warna pink (merah muda) yang melambangkan sisi feminin, kehangatan, kepedulian, kelembutan, kasih sayang, dan ketenangan, serta sering dikaitkan dengan kepolosan dan keceriaan. Secara psikologis, warna ini memberikan efek menenangkan, mengurangi stres, dan meningkatkan optimisme. Serta dapat menenangkan agresivitas dan memberikan rasa nyaman, sering dianggap sebagai “euforia” yang memadukan kelembutan dengan kekuatan emosional dan digunakan sebagai simbol solidaritas, perjuangan, dan keberanian, ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikannya, dalam menjalankan sebagai Anggota DPRD Kota Bukittinggi terlebih dahulu mengutamakan kepentingan untuk warga masyarakat. Dengan memberikan bantuan kepada warga masyarakat Dapil Mandiangin Koto Salayan melalui bantuan dana pokok-pokok pikiran (pokir) sehingga dapat menyentuh langsung dan bermanfaat penggunaan bantuan pokir ini hendaknya, untuk kedepannya diagendakan memberikan bantuan dana pokir untuk peningkatan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan dan sejenisnya.
Kegiatan reses ini memang kami lakukan secara perorangan, begitu juga pada kegiatan reses sebelumnya dengan lokasi yang berbeda secara bergantian dari Kelurahan ke Kelurahan lainnya.
Kami sebagai Anggota Dewan memandang permasalahan dari satu daerah Kelurahan ke daerah Kelurahan lain sebetulnya itu hampir sama, tetapi tentu kami ingin memastikan apakah daerah di Kelurahan Campago Ipuah ini apakah juga sama atau memang ada permasalahan-permasalahan baru yang perlu kami perjuangkan. Karena kami sebagai Wakil Rakyat memperjuangkan keluhan warga masyarakat, ucap Hajjah Elfianis.

Kata Hajjah Elfianis, ada 3 point utama yang kami catat, yaitu terkait terjadinya banjir dibeberapa tempat dikarenakan masih ada beberapa drainase yang belum bagus atau belum berfungsi dengan sempurna, sarana prasarana jalan, pagar sekolah SDN 08 Campago Ipuah dan akses jalan ke sekolah yang berlubang, mudah-mudahan tersedia dana untuk perbaikan jalan dan drainase, sehingga bisa segera mungkin kita atasi.
Dan juga terkait adanya dana hibah yaitu tanah yang sudah diberikan oleh masyarakat sudah beberapa tahun lalu, sebetulnya anggaran itu di tahun 2025 sudah tersedia sudah tersedia dana di poskeskel, tapi terkendala karena kultur tanah itu ada tebing, jika kita membangun, tebingnya itu harus dibenahi, hanya anggarannya belum ada di tahun 2025 dan ini menjadi silpa.
Ini menjadi sangat penting bagi kami, ketika masyarakat sebegitunya memberikan harta tanahnya kepada Pemerintah, kita merasa berlalai-lalai, ini menjadi sesuatu yang kurang bagus dan ini akan kami tindak lanjuti, kami sudah membuat janji bersama dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk merealisasikannya.
Sedangkan terkait non infrastruktur, warga masyarakat menyampaikan susahnya mencari pekerjaan terutama bagi tamatan perguruan tinggi, menurut catatan kami bahwa tingkat pengangguran yang berpendidikan Strata 1 (S1) di Kota Bukittinggi ini banyak. Misi Visi Wali Kota Bukittinggi itu sudah ada. Tapi kami melihat disini untuk publikasi-publikasi itu belum sampai kepada masyarakat.
Kami sudah menyampaikan bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yaitu Disnaker, kebetelan di bulan Juni 2026 Kota Bukittinggi akan mengadakan acara 100 tahun Jam Gadang. Kami menyampaikan kepada Dinas terkait, bahwasannya kita kan mengundang para perantau-perantau Minang yang akan datang untuk menghadiri 100 tahun Jam Gadang, mohon nanti disampaikan, agar nantinya mereka yang mencari pekerjaan bisa dibawa perantau Minang untuk bekerja di rantau.
Dan mengenai Job Fair, ini sudah kami sampaikan pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), jadi Job Fair yang menurut informasi kami dengar membutuhkan biaya yang banyak. Kami menghimbau kepada Dinas Koperasi dan UMKM untuk Job Fair ini supaya dikoordinasi dan dikerjasamakan dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi, agar Job Fair diadakan di Kota Bukittinggi.
Kedepannya memang kami sudah memasukan dalam dana Pokir tahun 2027 melalui SKPD terkait pengadaan kendaraan ambulance untuk di Mushola Nurul Iman, mudah-mudahan tidak ada pemotongan biaya dan tetap sebesar Rp1 miliar, sehingga bisa mereka segera pergunakan. Untuk bantuan dana pokir kendaraan ambulance untuk Masjid Al Falah Tembok, Alhamdulillah dalam penyelesaiaan.
Dasar memberikan kendaraan ambulance ini di Kelurahan Puhun Tembok dan Kelurahan Campago Ipuah, dikarenakan sebanyak hampir 70 persen warga masyarakatnya di dua Kelurahan ini merantau, jika terjadi kemalangan atau kematian pelaksanaan jenazahnya di daerah tersebut. Kami memandang bahwasannya kendaraan jenazah ini diperlukan untuk mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman, pungkas Hajjah Elfianis. S.M. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






