Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Dihadiri Bunda Literasi Agam Hj Merry Benny Warlis, Berbagi Cerita Bersama Zhilan Zhalila Disambut Antusias

×

Dihadiri Bunda Literasi Agam Hj Merry Benny Warlis, Berbagi Cerita Bersama Zhilan Zhalila Disambut Antusias

Sebarkan artikel ini
Singkatnya Gini...
  • Bunda Literasi Kabupaten Agam, Hj. Merry Benny Warlis, melakukan kunjungan kerja ke SDN 10 Sangkir guna memberikan motivasi serta memperkuat komitmen gerakan literasi di lingkungan sekolah.
  • Penulis cerita anak, Zhilan Zhalila, menyelenggarakan kegiatan literasi kreatif melalui metode bermain sambil belajar yang mencakup aktivitas membaca, menulis, hingga presentasi karya oleh para siswa.
  • Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam turut mendukung peningkatan minat baca siswa dengan menghadirkan layanan perpustakaan keliling sebagai akses fasilitas literasi tambahan.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Lubuk Basung, Khazminang.id – Sabtu (4/4/2026) pagi, suasana di SDN 10 Sangkir, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, terlihat beda dari biasanya. Murid sekolah itu tidak berada di kelas tetapi duduk berbaris di halaman sekolah. Mereka turut didampingi majelis guru dan pegawai sekolah.

Tak lama berselang, Bunda Literasi Agam, Hj. Merry Beny Warlis datang ke sekolah tersebut. Kepsek SDN 10 Sangkir, Yeni Yulfianti S.Pd terpana karena tak menduga istri bupati mengunjungi mereka. Semula yang dijadwalkan hanya kedatangan Zhilan Zhalila, penulis cerita anak dan pegiat literasi.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Saya datang bersama kak Zhilan Zhalila, berbagi dengan anak-anak semua,” kata Bunda Literasi Kabupaten Agam, Hj Merry Beny Warlis di SDN 10 Sangkir, Sabtu (4/4) pagi.

Sang Bunda Literasi yang terus berjuang menyalakan literasi di Agam, mengundang Zhilan Zhalila sarapan pagi di rumah dinas Bupati Agam, sekaligus mengajak Kepala SDN 10 Sangkir. Setelah silaturrahmi sejenak, Hj Merry Beny Warlis menyampaikan ingin langsung hadir ke sekolah. Kehadirannya tentu saja mengejutkan kepsek dan guru serta pegawai lain.

Baca Juga:  Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias : Ketua RT, RW LPM dan Tokoh Masyarakat Menjadi Teladan di Lingkungan Masing-Masing

“Kehadiran Bu Merry, Bunda Literasi Kabupaten Agam, tentu saja memberikan motivasi lebih bagi kami, sekaligus memompa semangat kami untuk terus menyalakan gerakan literasi di sekolah,” kata Yeni Yulfianti, sekaligus menyerahkan buku karyanya kepada Bunda Literasi Kabupaten Agam dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam.

Kehadiran Bunda Literasi Kabupaten Agam benar-benar menambah semangat pihak sekolah dan pelajar. Suntikan motivasi yang diberikan menjadi penyejuk. Beliau menyebutkan, bimbingan sejak dini akan memberikan nilai positif bagi anak-anak. Apalagi jika mereka dibimbing untuk mengenal dan mencintai buku, mendekatkan mereka kepada bacaaan.

“Kelak akan selalu mengingat dan akan lekat dalam pikirannya bahwa membaca, menulis adalah sebuah kemampuan khusus yang tidak dimiliki setiap orang, namun sesungguhnya bisa diperoleh oleh semua orang,” katanya.

Dukungan pengembangan literasi di sekolah tersebut juga diberikan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam. Sebuah mobil perpustakaan keliling hadir di SDN 10 Sangkir, membawa banyak buku bacaaan. Langsung diserbu murid sekolah tersebut.

Bunda Literasi Agam, Hj. Merry Beny Warlis didampingi Kepsek SDN 10 Sangkir, Yeni Yulfianti S.Pd.

Bermain Sambil Belajar

Baca Juga:  RME Sambil Menghibur Galang Dana Kemanusian Bencana Alam Galodo Dan Banjir Bandang

Zhilan Zhalila memanfaatkan pertemuan dengan murid kelas III, IV dan V. Ia menghadirkan format bermain sambil belajar. Dibagi dalam empat sesi. Pertama, nonton bareng. Ia menampilkan film kartun, kemudian setelah ditonton bersama, dimintai tanggapan mereka. Pada sesi ini, banyak yang malu, belum berani mengeluarkan pendapat.

Sesi kedua, semuanya diberi buku bacaan. Mereka diberi waktu membaca bersama. Suasana tampak tenang. Semunya menikmati bacaan. Satu persatu asyik dengan buku yang ada dalam genggaman mereka.

Pada sesi berikutnya, Zhilan Zhalila menggali kemampuan mereka dengan caranya tersendiri. Tak hanya meminta semua peserta menulis, tetapi juga tampil ke depan membacakan tulisan yang dibuat.

“Kami menduga, capaiannya sangat luar biasa. Jauh di luar ekspektasi kami di sekolah,” kata Yeni Yulfianti, disaat menutup kegiatan.

Ia tak menduga, ternyata anak-anaknya mampu menyelesaikan permainan yang dibawa Zhilan Zhalila. Tak hanya sekadar mengikuti ajakan dan arahan, tetapi juga bisa memahami, menuliskan dan menyampaikannya secara terang benderang.

Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Agam diwakili Pustakawan Afni Nengsih S.S.I, memberikan apresiasi kepada Zhilan Zhalila dan murid SDN 10 Sangkir.
“Materi dan format permainannya keren, anak-anak juga fokus dan bisa mengikuti arahan yang diberikan pemateri,” katanya. (*)

Baca Juga:  Pemko Bukittinggi dan Baznas Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kelurahan Birugo

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.