Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
EkonomiPolitik

Tahun Ini, Akses Jalan yang Putus di Bayang Utara Akibat Banjir Bandang Segera Dipulihkan

×

Tahun Ini, Akses Jalan yang Putus di Bayang Utara Akibat Banjir Bandang Segera Dipulihkan

Sebarkan artikel ini
Bakri Bakar

Padang, Khazminang.id – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat asal Daerah Pemilihan Pesisir Selatan-Mentawai, Bakri Bakar mengungkapkan, tahun ini akan dilakukan pemulihan akses jalan yang putus akibat dilanda banjir bandang di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

“Pasalnya, ini menyangkut kepentingan banyak orang, kalau tidak diperbaiki maka tidak ada akses dari Bayang ke Solok,” ucap Bakri Bakar saat dihubungi, Senin (12/1/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Dikatakan, beberapa waktu lalu anggota Komisi IV DPRD Sumbar dan anggota dewan dari Dapil Pessel-Mentawai telah meninjau kondisi infrastruktur jalan yang putus akibat dilanda banjir bandang (galodo) di daerah tersebut

Peninjauan itu, tukuknya, dimaksudkan untuk memastikan apakah proses perbaikan dari jalan itu benar-benar dikerjakan.

Pasalnya, putusnya jalan penghubung Bayang-Solok ini merupakan jalan menuju kawasan Muaro Aia, Pancuang Taba dan Limau-limau, termasuk Koto Ranah juga tidak bisa dilewati.

“Pada hal tempat yang disebutkan itu masih dalam kawasan Pesisir Selatan,” sambung dia.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Buka Bimtek Tentang Sosialisasi P4GN Bagi Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda

Bakri Bakar juga mengatakan, tidak cuma di Bayang saja yang terdampak banjir, namun ada beberapa daerah lain di sepanjang aliran sungai Batang Bayang yang selama ini cukup dikenal, rawan juga alami bencana.

“Nah, ini tujuan saya bersama rekan-rekan dari Komisi IV/Pembangunan DPRD Sumbar untuk melihat kondisi terkini pada daerah-daerah tersebut,” ujarnya.

Sebab, lanjut dia, tahun ini DPRD Sumbar mengucurkan anggarannya di APBD untuk melakukan normalisasi dan upaya pencegahan daerah rawan pada sepanjang aliran sungai Batang Bayang itu.

Ketika ditanya berapa jumlah anggaran yang dialokasikan untuk perbaiki jalan penghubung Bayang-Solok itu, Bakri Bakar menjawab bahwa dirinya belum tahu pasti berapa jumlahnya.

“Untuk saat ini kami ingin memastikan dulu dimana lokasi yang akan diperbaiki, maka kami menunggu datanya dari pemkab setempat, termasuk berapa data volume nya,” pungkas Bakri Bakar.

Selanjutnya, dari pengamatannya di sepanjang aliran sungai Batang Bayang ini banyak terdapat daerah rawan.

“Persoalannya, kemana warga yang tinggal di daerah rawan di pinggiran sungai Batang Bayang itu akan dipindahkan, jika memang dilakukan relokasi ke tempat yang lebih aman. Ini yang masih belum saya dapatkan jawabannya dari Pemkab Pesisir Selatan,” ulasnya.

Baca Juga:  Rekapitulasi Kecamatan Hasil Pilkada Bukittinggi Berjalan Lancar

Bakri Bakar juga menyebut, selain di Bayang, masih ada lagi aliran sungai di Pesisir Selatan yang rawan dan bisa mengancam masyarakat dan memutus akses jalan warga.

“Kondisi itu bisa dilihat di sepanjang aliran sungai Batang Api-api (Bayang), aliran sungai di Batang Kapas, Lakitan, Surantih, Kambang dan tempat lainnya,” jelasnya. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.