Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Tahun 2026 Wali Kota Bukittinggi Fokus Penertiban dan Pembenahan Pasa Ateh

×

Tahun 2026 Wali Kota Bukittinggi Fokus Penertiban dan Pembenahan Pasa Ateh

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias bersama sejumlah kepala SKPD di lantai atas Pasa Ateh

Bukittinggi, khazminang.id- Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, SH bersama sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (5/1/2026) meninjau Pasar Atas (Pasa Ateh) salah satu pusat ekonomi masyarakat di pusat Kota Perjuangan, dan dikatakannya tahun 2026 ini konsentrasi untuk pembenahan dan penataan Pasa Ateh yang berdekatan dengan ikon Kota Bukittinggi, Jam Gadang.

Dalam perencanaannya, Pemerintah Kota Bukittinggi akan segera menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL), yang berjualan di lokasi yang tidak diperbolehkan. Selain itu, pedagang yang memiliki kartu kuning untuk menempati toko di gedung Pasa Ateh, yang tidak membuka toko tersebut, maka akan diserahkan kepada pedagang yang membutuhkan.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Ramlan Nurmatias, menjelaskan, setelah meninjau lokasi Pasa Ateh, banyak ditemukan toko yang ditutup dan sesuai informasi, sudah lama tidak dibuka oleh pedagang yang bersangkutan. Kondisi seperti ini yang akan segera dibenahi dan ditertibkan.

“Kami sudah perintahkan dinas pasar, untuk toko yang tidak digunakan oleh pedagang, kita segel. Kita berikan pada yang mau menyewa. Kita tawarkan kepada yang berminat, ke pedagang kaki lima yang ada di sini, kita gratiskan sewanya empat bulan. Karena kawasan pasar ini akan kita tertibkan,” ungkap Ramlan.

Baca Juga:  Utamakan Keselamatan, Minang Geopark Run 2025 Ditunda

Lebih lanjut disampaikannya, hal ini ditenggarai, salah satunya, karena sudah ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang banyaknya toko yang tidak difungsikan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara. Untuk itu, Pemerintah Kota akan sosialisasikan ini kepada pedagang, untuk segera menggunakan tokonya untuk berdagang.

“Banyak kejadian, kunci toko ditahannya dan tokonya tidak dibuka, sewa tidak dibayar. Ini berpotensi merugikan negara. Sebagai Pemerintah, tentu tidak boleh membiarkan hal ini terjadi,” tegasnya.

Ramlan Nurmatias juga menawarkan kepada seluruh warga yang berminat  untuk menyewa space yang ada di Pasa Ateh. Beberapa titik yang kosong dengan posisi strategis, bisa dijadikan lokasi perdagangan dan disewakan untuk umum.

“Ada beberapa space di Pas Ateh ini masih kosong, bisa dibuka untuk kafe dan foodcourt, di lantai satu, dua dan tiga, hingga ke roof top (lantai atas). Bagi masyarakat yang berminat silahkan hubungi Dinas Pasar.

Kita akan tata lagi Pasa Ateh ini, karena tahun 2026 ini, saya akan fokus untuk menata dan meramaikan Pasa Ateh. Semua kita tertibkan, tidak ada pandang bulu. Toilet (WC) harus gratis, parkir akan dibenahi. Kita menjalankan harapan seluruh orang, bukan menjalankan kepentingan kelompok,” ungkapnya.

Baca Juga:  Inilah 10 Pembaca Terbaik, Lomba Baca Al-Qur’an Arbes FM bersama Bank Nagari

Upaya ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Bukittinggi, untuk meningkatkan geliat ekonomi, khususnya di Pasa Ateh. Sehingga pengunjung merasa aman dan nyaman saat berwisata di Kota Bukittinggi serta berbelanja di Pasa Ateh yang dibangun dengan konsep green building ini, ungkap Ramlan Nurmatias. (Iwin SB)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.