Bukittinggi, khazminang.id- Negara Indonesia sebagai Negara tropis yang kaya akan sinar matahari, pertumbuhan teknologi sel surya di dunia memang menunjukkan harapan akan solar cell yang murah dengan memiliki efisiensi yang tinggi.
Sumber Energi Baru Terbarukan (EBT), seperti energi surya, angin, hidro, dan biomassa menawarkan potensi yang besar dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Teknologi energi terbarukan yang memanfaatkan sumber daya alam melimpah seperti matahari, angin, dan air untuk menghasilkan listrik.
Akselerasi energi hijau mempercepat transisi dan penerapan energi bersih yang ramah lingkungan, seperti tenaga surya, angin, panas bumi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Adapun komponen utama akselerasi energi hijau, yaitu, Transisi energi, Inovasi teknologi, Kebijakan dan dukungan, Keberlanjutan, Keadilan sosial. Akselerasi energi hijau dilakukan dengan membangun sistem kelistrikan rendah emisi melalui pemanfaatan EBT.
Listrik hijau disebut juga listrik ramah lingkungan adalah bagian dari inovasi energi terbarukan atau energi bersih. Sumber listrik hijau diantaranya adalah: 1. Energi Matahari (Solar Energy), 2. Energi Angin (Wind Energy), 3. Energi Air (Hydropower), 4. Energi Biomassa (Biomass Energy), dan 5. Energi Panas Bumi (Geothermal Energy).
Hadirnya listrik hijau merupakan salah satu upaya manusia dalam berkontribusi untuk pencegahan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Sebuah langkah penting menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Adapun manfaat dari listrik hijau, adalah, Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca, Upaya Konservasi Ekosistem, Meningkatkan Kesehatan Masyarakat, Meningkatkan Keamanan Energi, Mendorong Kesadaran Tindakan Lingkungan.
Melalui listrik hijau, kita tidak hanya dapat berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan yang dapat memenuhi kebutuhan energi saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
Salah satu sumber energi listrik yang terbarukan, ramah lingkungan, dan saat ini sedang dikembangkan adalah listrik yang berasal dari matahari. Untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik yang dinamakan sel surya/solar cell.
Pada dasarnya, sel surya adalah unit terkecil yang bertanggung jawab atas konversi energi matahari menjadi listrik, sedangkan solar cell adalah kumpulan dari beberapa sel surya yang digabungkan untuk meningkatkan daya keluaran.
Solar cell dibuat sedemikian rupa untuk mengubah cahaya matahari menjadi listrik menggunakan prinsip kerja fotovoltaik. Efek fotovoltaik ini sendiri merupakan suatu fenomena munculnya tegangan listrik yang mana terjadi karena adanya kontak antara dua elektrode yang dihubungkan dengan suatu padatan atau cairan saat terkena atau mendapatkan energi dari cahaya matahari.
Keuntungan Menggunakan Solar Cell
Suhardedi seorang pelaku jasa komunikasi yang mandiri mempelajari bagaimana menjadi provider yang handal guna menyediakan layanan kepada konsumen di bidang teknologi seperti telekomunikasi, internet, dan cloud. Tentunya dalam hal ini berkaitan dengan energi listrik yang harus menyala terus, sehingga jaringan internet jasa komunikasi yang dilakukannya tidak terputus.
Kita butuh energi listrik yang continue setiap saat sebesar 1700 Watt, jadi energi listrik yang ada dipergunakan tidak boleh padam, sebab jika energi listrik padam, maka semuanya peralatan tidak dapat berfungsi, ini akan mengakibatkan komplain pelanggan yang mempergunakan jasa komunikasi jaringan internet Golden.net.
Jadi harus ada energi listrik terus menerus selama 24 jam, maka dari itu kita mempergunakan solar cell. Data dapat dilihat dari aplikasi untuk memonitor tegangan yang ada pada baterai, kalau panas terik matahari bisa menghasilkan listrik sampai 4000 sampai 5000 Watt.
Jika kita mempergunakan genset yang kurang efisien, dikarenakan harus antri membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) solar dan kadang-kadang BBM solar pun tidak ada, ini akan mengakibatkan aliran listrik tidak dapat dipergunakan untuk kebutuhan usaha dan rumah tangga. Solusinya mengalihkan membeli solar panel lengkap dengan off grid solar inverter dan batterynya, harganya pun tidak jauh berbeda dengan membeli genset.
Pemakaian solar cell kini telah memasuki tahun ke 5, artinya sudah 5 tahun mempergunakan dan memakai solar cell. Keuntungan menggunakan solar cell dibandingkan genset, kita tidak lagi membeli BBM solar. Dengan mempergunakan solar cell memanfaatkan cahaya matahari di siang hari yang cuaca panas menjadikan lebih efisien karena sekitar 5 sampai 8 jam aliran listrik di baterai terisi penuh dikarenakan off grid solar inverter yang mengatur arus listrik dari solar cell, pengecasan baterai dan arus dari PLN. Maka aliran listrik tetap menyala diambil dari baterai.
Dan jika tidak ada panas matahari atau hari hujan yang mengakibatkan tidak tersimpannya energi listrik di off grid solar inverter, maka aliran listrik diambil dari jaringan PLN. Artinya pemakaian energi listrik mempergunakan solar cell adalah untuk membackup energi listrik yang diisi energi matahari melalui solar panel, jika sewaktu-waktu aliran listrik jaringan PLN padam secara otomatis solar cell menyala.
Asal Mulanya Menggunakan Solar Cell
Dalam kehidupan sehari-hari, Suhardedi seorang yang tak pantang surut dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan energik mempunyai tenaga kekuatan dan selalu bergerak untuk menyesuaikan mengikuti perkembangan teknologi.
Timbul ide menggunakan solar cell sewaktu aliran listrik PLN padam di tengah malam, sehingga tidak bisa istirahat tidur karena untuk menghidupkan genset guna tidak terputusnya aliran listrik di rumah dan juga jaringan internet. Maka saya membeli lengkap peralatannya. Dalam pemakaian solar cell kita bisa mengurangi beban pembayaran pemakaian listrik PLN.
Jika padam aliran listrik dari PLN, maka dengan menggunakan solar cell bisa menanggulangi aliran listrik yang dapat menyala terus, sehingga usaha jasa komunikasi internet tetap berjalan dan juga rumah tidak gelap.
Untuk kelancaran usaha dan kebutuhan rumah tangganya, Suhardedi banyak membaca dari berbagai sumber literatur untuk mempejalari dan mendalami tentang penggunaan dan pemakaian solar cell yang memanfaatkan matahari dan sangat ramah lingkungan.
Membaca adalah jendela dunia dan sumber ilmu, setelah memahami tentang pemasangan dan instalasinya, solar panel diletakan diatas rumah terbentang yang bebas dari hambatan cahaya matahari, sehingga dapat menyerap energi matahari dengan sempurna dan baik. Mengerjakannya pemasangan dan instalasinya hanya berdua saja.
Diketahui solar cell merupakan pembangkit yang tidak hanya terdiri dari sistem konversi dari photon sinar matahari menjadi arus listrik atau yang disebut sebagai modul fotovoltaik. Perlu ada sistem pendukung yang berfungsi menyimpan energi listrik yang dibangkitkan agar keluarannya dapat lebih stabil dapat digunakan saat tidak ada sinar matahari atau pada saat malam hari. serta satu unit sistem pembangkit listrik solar cell terdiri dari beberapa komponen antara lain adalah: Modul sel surya atau disebut juga panel fotovoltaik (Panel PV), Penyimpan energi listrik atau dikenal dengan Aki (baterai), Pengatur pengisian muatan batere atau disebut dengan kontroler pengisian (solar charge controller), Inverter, Mounting hardware atau framework.
Pemasangan solar cell membantu menghemat biaya listrik dan mengurangi emisi karbon, memanfaatkan energi matahari yang melimpah dan terbarukan. Dengan teknologi canggih dan solusi terintegrasi, energi surya adalah pilihan tepat untuk masa depan yang lebih hemat, mandiri, dan ramah lingkungan.

Suhardedi dengan jiwa kepeduliaan kemanusiaan yang sangat tinggi, untuk menolong dan membantu warga masyarakat jika terjadinya musibah bencana alam yang mengakibatkan terputus aliran listrik, maka dipasang perangkat solar cell pada kendaaraan untuk kebutuhan penerangan dan lainnya. karena sudah mengetahui cara pemasangannya di rumah, jadi begitu pemasangan di atas dan di dalam kendaraan tidaklah sulit.
Jika kita menolong dan membantu sesama manusia merupakan amal ibadah kelak untuk akherat, pada prinsipnya kita menolong dan membantu orang sedang kesusahan dalam hal penerangan, pompa air dan lainnya menggunakan solar cell.
Tentang pemeliharaan, jika ada debu, kotoran, dan bahkan dedaunan menutupi permukaan panel, yang berpotensi mengurangi kemampuan panel untuk menangkap radiasi matahari, maka Suhardedi melakukan pembersihan panel dengan menyiram air dan dibersihkan menggunakan kain lap yang lembut agar panel tetap dalam kondisi prima tanpa merusak lapisan pelindungnya. Hal ini guna memastikan kinerjanya tetap optimal.
Selain itu, Suhardedi juga memantau kinerja sistem secara teratur dengan menggunakan perangkat lunak komputer atau aplikasi pada android untuk memeriksa berapa banyak daya yang dihasilkan setiap hari.
Jika ada penurunan yang signifikan dalam output daya, mungkin ada masalah dengan salah satu komponen, seperti inverter atau kabel. Perbaikan dan penggantian komponen seperti inverter, baterai, atau panel itu sendiri mungkin diperlukan seiring waktu, terutama jika ada komponen yang mulai menurun kinerjanya atau mengalami kerusakan. Penggantian tepat waktu dapat membantu menjaga sistem tetap berjalan dengan efisien dan menghindari gangguan besar dalam penyediaan listrik.
Sistim Kerja Solar Cell
Mengenai sistim kerja solar cell, sinar matahari diserap melalui solar panel untuk diteruskan ke sistem off-grid solar inverter tidak terhubung ke jaringan listrik PLN, oleh karena itu membutuhkan baterai untuk menyimpan daya. Setelah baterai penuh, pasokan listrik akan berhenti menerima daya dari sistem tenaga surya. Saat malam hari atau cuaca hujan, listrik dirumah akan mengambil daya dari baterai.

Konfigurasi semua energi tenaga surya sistem off-Grid solar inverter terdiri dari komponen-komponen utama yang memungkinkan produksi, transfer, penyimpanan, dan keluaran daya yang tepat. Manfaat utama dari sistem off-grid adalah tidak bergantung pada jaringan PLN dan kemampuan menyimpan daya untuk digunakan jika terjadi pemadaman listrik atau kegagalan jaringan.
Solar cell merupakan pembangkit listrik yang mampu mengkonversi sinar matahari menjadi arus listrik. Energi matahari sesungguhnya merupakan sumber energi yang paling menjanjikan mengingat sifatnya yang berkelanjutan serta jumlahnya yang sangat besar. Matahari merupakan sumber energi yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan kebutuhan energi masa depan setelah berbagai sumber energi konvensional berkurang jumlahnya serta tidak ramah terhadap lingkungan.
Jumlah energi yang begitu besar dihasilkan dari sinar matahari, membuat solar cell menjadi alternatif sumber energi masa depan yang sangat menjanjikan. Solar cell juga memiliki kelebihan menjadi sumber energi yang praktis mengingat tidak membutuhkan transmisi karena dapat dipasang secara modular di setiap lokasi yang membutuhkan.
Penggunaan solar cell, manfaat utamanya adalah penghematan biaya listrik. Ini memungkinkan sektor bisnis dalam mengurangi tagihan listrik secara signifikan, terutama di wilayah dengan sinar matahari yang melimpah.
Dan juga manfaat lingkungan, karena menghasilkan listrik tanpa menghasilkan emisi gas rumah kaca, penggunaan panel surya membantu mengurangi jejak karbon dan melawan perubahan iklim. Pengurangan ketergantungan pada energi fosil, yang merupakan sumber energi yang terbatas dan menyebabkan polusi, juga merupakan langkah penting menuju keberlanjutan energi di masa depan. Dengan menggunakan energi matahari, kita dapat memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan berkelanjutan. (Penulis : Nuswirsyah/Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






