Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Sidang Wakaf, Gubernur Sumbar: Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif

×

Sidang Wakaf, Gubernur Sumbar: Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif

Sebarkan artikel ini

Padang, Khazminang.id — Wakaf bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga salah satu instrumen ekonomi umat yang mampu menggerakkan kemajuan peradaban. Sejarah telah menunjukkan dari gerakan wakaf telah lahir pesantren, madrasah, rumah sakit hingga universitas. Semuanya itu menjadi penopang penting bagi pembangunan umat.

Namun persoalan lainnya, hingga kini sebagian besar aset wakaf di Indonesia masih dikelola sebatas fungsi sosial. Banyak tanah wakaf hanya digunakan untuk tempat ibadah atau pemakaman, belum berkembang menjadi aset produktif yang mampu menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

“Penyebabnya tentu perlu kita kaji bersama. Bisa karena keterbatasan pengetahuan, keterampilan, atau visi dalam mengembangkan aset wakaf. Bisa juga karena faktor lain yang harus kita temukan jawabannya,” kata Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah saat membuka Sidang Wakaf Tahun 2025 di Hotel Truntum, Padang, Jumat (14/11/2025).

Karena itu, ia berharap Konferensi Wakaf Internasional yang digelar di Padang, Sabtu besok (15/11), dapat melahirkan gagasan baru dan solusi konkret untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif di tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga:  Wamen Ossy Dorong Sinergi dan Digitalisasi untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan

Gubernur juga mendorong percepatan pembentukan Badan Wakaf Sumbar yang nantinya akan disinergikan dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI), Bank Nagari Syariah, serta lembaga ekonomi syariah lainnya. Sinergi ini, katanya, penting untuk memastikan pengelolaan wakaf dilakukan lebih profesional dan berdaya guna.

Kehadiran para ulama, akademisi, dan ribuan peserta dari berbagai negara pada Konferensi Wakaf Internasional di Padang, diyakini Mahyeldi sebagai sinyal bahwa kebangkitan ekonomi umat berbasis wakaf sedang menemukan momentumnya.

“Sumbar siap menjadi ruang lahirnya gagasan baru tentang penguatan wakaf produktif,” tegas Mahyeldi. (adpsb/devi)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.