Padang, Khazminang.id – Selama Ramadan, Perpustakaan Daerah (Pusda) Sumatera Barat tetap buka setiap hari hingga Hari Sabtu dan memberikan pelayanan seperti biasanya bagi masyarakat.
Oleh sebab itu, masyarakat yang membutuhkan layanan perpustakaan tak perlu khawatir, terutama untuk kebutuhan buku bacaan anak-anaknya saat para pelajar sedang menikmati libur sekolah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar, Jumaidi, mengungkapkan, selama bulan Ramadan, jam pelayanan perpustakaan mengalami sedikit pergeseran untuk menyesuaikan dengan suasana bulan puasa..
“Pelayanan tetap berjalan, hanya jamnya saja yang bergeser dan menyesuaikan. Selama Ramadan, kita melayani pengunjung sampai pukul 16.00 WIB,” ujar Jumiadi kepada wartawan, Senin (23/2/2026).
Menariknya, momen Ramadan tahun ini bertepatan dengan masa libur bagi banyak siswa dan mahasiswa. Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi perpustakaan, karena tingkat kunjungan justru menunjukkan tren yang positif. Berdasarkan data harian, rata-rata pengunjung mencapai 100 hingga 150 orang per hari.
“Kondisi saat ini cukup ramai, apalagi siswa dan mahasiswa sedang libur. Pusda menjadi salah satu tempat pilihan mereka untuk menghabiskan waktu dengan kegiatan bermanfaat,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program-program khusus atau kegiatan literasi selama bulan puasa, Jumiadi menyarankan untuk memantau langsung akun media sosial resmi perpustakaan.
“Untuk program baru dan keseruan lainnya selama Ramadan, silakan cek langsung di Instagram Pustaka,” pungkasnya.
Dengan suasana yang tenang dan koleksi buku yang lengkap, Perpustakaan Daerah tampaknya sukses menjadi destinasi favorit “ngabuburit” yang edukatif bagi warga, khususnya generasi muda.
Selama Ramadhan, Perpustakaan Daerah Sumbar mengusung program Ngabubured Seru di ISumbar Mambaco. Yuk, diakses segera. Membaca makin seru lewat aplikasi. Beragam koleksi buku digital bisa diakses dengan mudah. Mulai dari bacaan populer referensi pengetahuan hingga literatur lokal yang inspiratif. Kabar baiknya, kini tersedia koleksi buku digital baru yang siap dijelajahi.
“Temukan bacaan segar untuk menemani masyarakat saat santai, menambah wawasan dan memperkaya pengalaman literasi masyarakat dari rak buku virtual,” terang Jumaidi.
Desi, salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Unand yang sering mampir ke pustaka daerah, memberikan apresiasi pada layanan dan fasilitas perpustakaan. Apalagi saat bulan puasa, sebelum kuliah dimulai, Desi singgah ke pustaka membaca buku.
“Di Pusda Sumbar suasananya adem dan nyaman. Jadi saya pilih ke Pusda untuk baca baca buku untuk kebutuhan kuliah,” katanya. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






