Sarilamak, Khazminang.id– Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, akhirnya buka suara terkait dinamika dan isu miring berupa video viral yang belakangan ini beredar dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Melalui unggahan resmi di media sosial, ia menegaskan posisinya sebagai korban dan menyatakan telah membawa kasus ini ke Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat.
Sebagaimana diketahui, publik belakangan ini dihebohkan oleh beredarnya rekaman video call sex (VCS) berdurasi sekitar 30 detik. Dalam video yang viral tersebut, tampak seorang pria yang dinarasikan mirip dengan sosok Bupati Safni tengah berada di dalam kamar dan melakukan panggilan video dengan seorang wanita yang wajahnya tidak terlihat jelas.
Kasus ini sontak memicu beragam reaksi dan pemberitaan luas di berbagai media, termasuk kecaman dari sejumlah tokoh masyarakat yang menilai peredaran video tersebut sangat tidak bermoral.
Menanggapi rentetan pemberitaan dan spekulasi liar tersebut, Safni pun melangkah ke ranah hukum. Ia melaporkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh sebuah akun anonim (fake account) di media sosial.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, telah membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut laporan diterima pada awal Februari 2025 dan dilayangkan langsung oleh yang bersangkutan sebagai pelapor.
“Kami masih dalam penyelidikan laporan pemerasan terkait video call sex itu,” ujar Andry kepada awak media, Selasa (24/2/2025).
Pihak kepolisian menyebutkan bahwa pelaku pemerasan meminta sejumlah uang dengan mengirimkan nomor rekening, dan diduga mengancam akan menyebarluaskan video tersebut jika tuntutannya tidak dipenuhi.
Saat ini, penyidik masih mendalami identitas di balik akun palsu tersebut serta menelusuri dari mana masyarakat mendapatkan dan menyebarkan rekaman itu.
Dalam unggahan berlatar merah dengan siluet burung Garuda di akun Instagram @safniofficial, sang Bupati mengawali pernyataannya dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Limapuluh Kota dan publik secara luas atas kesimpangsiuran informasi yang terjadi saat ini.
Menariknya, unggahan klarifikasi tersebut turut diiringi lagu “Kuat Kita Bersinar” dari Superman Is Dead, seolah menyiratkan pesan ketegaran dalam menghadapi isu yang menerpanya.
Dalam surat terbuka yang memuat tiga poin utama tersebut, Bupati secara tegas membantah narasi negatif yang beredar dan menyebut dirinya sebagai korban dari sebuah konspirasi.
“Pertama, saya tegaskan bahwa dalam perkara ini saya adalah korban,” tulisnya dalam pernyataan yang diunggahnya pada Sabtu (28/2/2026) itu.
Tidak tanggung-tanggung, penanganan kasus ini telah diserahkan sepenuhnya kepada kuasa hukumnya, Advokat Nuril Hidayati, beserta tim. Kasus ini juga disebut tengah ditangani secara serius oleh Polda Sumatera Barat.
Sang Bupati bahkan meyakini bahwa aparat akan mengungkap fakta di balik peristiwa ini, yang ia indikasikan sebagai bagian dari kejahatan terorganisir yang menyasar individu-individu tertentu.
Pada poin kedua, kecaman keras dilontarkan kepada pihak-pihak pembuat dan penyebar video yang memicu polemik tersebut. Ia menilai penyebaran video yang memuat informasi dan data secara tidak bertanggung jawab dan belum tentu kebenarannya itu sebagai tindakan melawan hukum.
“Tindakan tersebut adalah perbuatan melawan hukum, dan kami telah mengambil langkah hukum yang diperlukan untuk menjaga kehormatan, kebenaran, dan keadilan,” tegasnya, memberikan ‘sinyal bahaya’ bagi para penyebar video di media sosial.
Di tengah pusaran kasus hukum yang sedang berjalan, Bupati memastikan bahwa situasi ini tidak akan mengganggu roda pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota. Pada poin ketiga, ia menggaransi bahwa fokus dan kinerjanya tidak akan surut.
Ia menegaskan komitmennya tetap utuh untuk melayani, memimpin, bekerja, dan mengabdi sepenuhnya bagi masyarakat Limapuluh Kota.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berseliweran, dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






