Bukittinggi, khazminang.id- Nagari Kamang Hilir Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam merupakan Nagari bersejarah dan juga sebagai Nagari perjuangan menolak penerapan pajak (belasting) kepada masyarakat oleh Pemerintah kolonial Hindia Belanda yang dikenal dengan Perang Kamang 1908.
Selain itu Nagari Kamang Hilir juga mempunyai sanggar kesenian tradisional tari dan musik yang dikelola anak-anak muda generasi penerus bangsa yang mempunyai talenta dan potensi untuk dikembangkan kedepannya guna memajukan Nagari Kamang Hilir, tentunya dengan adanya dukungan dari unsur Nagari dan tokoh-tokoh masyarakat serta warga masyarakat sendiri.
Ismuhardi Yusri putra pak Saridin Pintu Koto Kamang Hilir sebagai pelatih tari dan musik juga pendiri “Sanggar tari dan musik Sapamenan”, Jumat (26/12/2025) di Padang Sawah Jorong Nan VII Kenagarian Kamang Hilir Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam, menjelaskan, berawal dari bermain bersama kawan-kawan dalam menari tradisional Minangkabau. Dari pada tidak ada pekerjaan lebih baik mengembangkan seni tari dan silat di kampung sendiri yaitu Kamang Hilir Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam, ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan Ardi sapaan akrab Ismuhardi Yusri, pernah kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang dan mendalami seni tari, mengembangkan ilmu seninya di kampung halaman sendiri. Kami mempunyai inisiatif tahun 2017 membentuk sanggar tari dan musik yang dinamakan “Sanggar Sapamenan (Sanggar permainan anak nagari)” Kamang Hilir. dan jenis tariannya, yaitu tari piriang, tari pasambahan/gelombang dan tari kreasi.
Dalam perjalanan memajukan sanggar Sapamenan ini awal mulanya hanya 7 orang pendiri sanggar Sapamenan dan menggandeng bapak Dr.Novi Irwan, S.Pd, M.M. untuk sebagai penasehat, dikarenakan pak Novi Irwan banyak kesibukan, jadi diserahkan kepada kami untuk mengelolanya. Alhamdulillah kini sudah mulai banyak anggota sanggar tari dan musik Sapamenan yang terdiri dari pelajar SMA sederajat dan mahasiswa warga Nagari Kamang Hilir yang bergabung dalam sanggar Sapamenan.

Kami menggerakan kesenian tradisional di kampung sendiri agar kelak berjalan terus dan menjadikan potensi memajukan kesenian di Nagari Kamang Hilir, dengan regenerasi anggota sanggar dari adik-adik pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kini anggota sanggar lebih banyak adik-adik pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Alhamdulillah ada sebanyak 35 orang anggota sanggar yang aktif latihan.
Semoga tidak ada hambatan aral melintang dalam memajukan kesenian di Nagari Kamang Hilir. Alhamdulilah dalam memulainya sudah mendapatkan bantuan berupa alat-alat kesenian dari pak Novi Irwan dan juga Alhamdulillah dapat bantuan baju silat hitam dari Nagari Kamang Hilir, diharapkan juga ada bantuan dari yang lainnya agar bisa lebih maksimal lagi dalam pertunjukan nantinya, ungkap Ardi.

Dilihat dari perjalanan prestasi sanggar Sapamenan yang baru dua tahun berdiri, tepatnya tahun 2019 mengikuti Expo ulang tahun Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, ada semacam lomba tari yang diikuti sebanyak 20 group sanggar tari se Sumatera Barat, Alhamdulillah sanggar Sapamenan mendapat juara 1, ini adalah suatu kebanggaan kami dan juga kebanggaan Nagari Kamang Hilir.
Kemudian tahun 2023 mengikuti festival tari di Balingka diikuti puluhan peserta se Kabupaten Agam, Alhamdulillah sanggar Sapamenan mendapat juara harapan 1, tahun 2023 mengikuti festival tambua tamsa di Kecamatan Kamang Magek mendapat juara 1 dan tahun 2025 mengikuti festival tambua tamsa di Matua mendapat juara harapan 2.

Guna memajukan sanggar tari dan musik Sapamenan, jika sekiranya ada perhelatan hajatan atau festival, kami siap untuk menampilkan atraksi seni tari dan silat dari adik-adik yang sudah terlatih dan dapat menghubungi kami dengan nomor hp 0823 9292 9315.
Alhamdulillah pada acara Alek Batagak Pangulu Pasukuan Koto Kamang Hilir, Minggu (28/12/2025) di Jorong Koto Nan Gadang, Nagari Kamang Hilir Kecamatan Kamang Magek sanggar tari dan musik Sapamenan akan tampil
Ardi berharap sanggar tari dan musik Sapamenan bisa lebih maju dan terkenal dimanapun, jadi adik-adik penari dan pemusik ini nantinya dapat pengalaman dalam pertunjukan, pungkas Ardi. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






