Bukittinggi, khazminang.id- Pemerintah Kota Bukittinggi gelar Rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan Event 100 Tahun Jam Gadang. Rakor ini diadakan bertempat di Aula Balaikota, Senin (3/3/2026) dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, S.STP, M.Si., Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Konseptor event 100 tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo dan Instansi terkait.
Pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, kolaborasi dan sinergi antar seluruh SKPD perlu dilakukan secara maksimal. Upaya menjemput perhatian dan dukungan dari Pemerintah Pusat sudah dilakukan, untuk terselenggara dan suksesnya event 100 tahun Jam Gadang.
Kata Ibnu Asis, “Niat baik dan motivasi mulia ini, harus dijaga bersama. Kita harus jadi bagian kesuksesan dari peringatan 100 tahun Jam Gadang. Beberapa Kementerian sudah menyatakan dukungan, tentu ini akan jadi event besar untuk Bukittinggi Gemilang. Kita dari Pemerintah Kota Bukittinggi juga berharap dukungan dari warga masyarakat Kota Bukittinggi, yang tentu akan jadi saksi sejarah 100 tahun Jam Gadang,” ucap Ibnu Asis.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, didampingi Kepala Disdikdbud, Albertiusman, menjelaskan, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama inisiator event 100 tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo, telah menyusun delapan rencana rangkaian kegiatan, yaitu, Jam Gadang Cultural Night, Seminar Internasional Diplomasi Bukittinggi-Amsterdam, Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan, Lomba Fotografi, Pameran 100 Foto Jam Gadang, Seminar Internasional Arsitektur dan Mesin Jam Gadang, Pekan Cinema Bukittinggi, Lomba menulis dan baca puisi 100 tahun Jam Gadang tingkat pelajar se Indonesia, serta Sarapan Pagi Gratis.
“Menurut rencana, rangkaian event ini akan dilaksanakan mulai tanggal 14 sampai 21 Juni 2026. Tentu nanti ada pre event yang juga akan dilaksanakan, terutama untuk promosi dan menggaungkan 100 tahun Jam Gadang,” jelasnya.
Selain delapan  kegiatan itu, Pemerintah Kota Bukittinggi juga bekerjasama dengan Yayasan Satu Pena, untuk penyelenggaraan event 100 tahun Jam Gadang, dengan kegiatan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF). Hingga kini, sudah 25 negara yang telah mengkonfirmasi dan menyatakan ikut dalam event 100 tahun Jam Gadang.
“Jadi ada 2 main event besar. Sehingga ini butuh kerja keras semua dan dukungan dari masyarakat Kota Bukittinggi,” ungkap Rismal Hadi.
Sedangkan Konseptor event 100 tahun Jam Gadang, Arif Malin Mudo, menyampaikan, event ini disusun bukan untuk menghambakan Belanda yang pernah menjajah Indonesia, namun, bagaimana menilik perjalanan sejarah dan Jam Gadang sebagai saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Sehingga nantinya, event dan peringatan ini, bisa memberikan ilmu pengetahuan dan tidak tertutup kemungkinan menjadi dasar lahirnya kerjasama Bukittinggi dengan daerah lain, terutama pihak luar negeri, pungkas Arif Malin Mudo. (Iwin SB)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






