Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
EkonomiPolitik

Pemerintah Optimalkan Aset BUMN, Rusun Senen Segera Dibangun

×

Pemerintah Optimalkan Aset BUMN, Rusun Senen Segera Dibangun

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria berdialog dengan pemangku kepentingan pembangunan Rumah Susun (rusun) Senen saat peninjauan
Singkatnya Gini...
  • Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berencana membangun rumah susun di atas lahan seluas 1,4 hektare milik PT Angkasa Pura untuk menata kawasan permukiman di bantaran rel kereta api Senen, Jakarta Pusat.
  • Proyek hunian ini mengusung skema sinergi strategis di mana pihak swasta akan melakukan pembangunan fisik, sementara status kepemilikan aset tanah tetap berada di bawah kendali Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
  • Menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penyediaan hunian layak, pemerintah menargetkan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek tersebut pada Mei 2026.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Jakarta, Khazminang.id – Pemerintah melalui Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI mulai serius menata permukiman di bantaran rel kereta api Senen. Rumah Susun (rusun) untuk warga segera dibangun.

Menteri PKP, Maruarar Sirait bersama Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria langsung meninjau lokasi di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Lahan yang disiapkan seluas 1,4 hektare merupakan milik PT Angkasa Pura, namun Skema Khusus, BUMN Tetap Pegang Aset

Dalam kesempatan itu, Menteri PKP yang akrab disapa Ara tersebut memastikan proyek ini tidak biasa, dimana pemerintah menyiapkan skema sinergi dengan swasta.

Konsepnya, ujar Maruar di Jakarta, Minggu (29/3/2026), tanahnya tetap punya BUMN, namun yang akan membantu membangun adalah pihak swasta, kemudian setelah itu diserahkan kembali kepada BUMN.

“Ini salah satu pola ya supaya jadi sinergi yang luar biasa,” katanya.

Konsep final akan diputuskan dalam waktu dekat, tepatnya Rabu (1/4/2026).

Baca Juga:  Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengonsumsinya

Dikebut, Mulai Mei Ini

Sementara Kepala BP BUMN, Dony Oskaria menegaskan, proyek ini tidak boleh lambat karena pemerintah ingin warga segera mendapat hunian layak.

Groundbreaking kita targetkan Mei. Kita butuh kecepatan,” ujarnya.

Ia juga memastikan seluruh aset BUMN akan dimaksimalkan untuk mendukung program ini.

Perintah Langsung Presiden Prabowo

Langkah ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto usai melihat kondisi warga di bantaran rel.

Pemerintah diminta segera membangun rumah layak lengkap dengan fasilitas MCK.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut proses sudah berjalan.

“Tim sudah bergerak untuk pembangunan hunian dan MCK yang tidak jauh dari lokasi warga,” katanya. (rel/*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.