Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Monev Pengendalian Sengketa, Kantah Pasaman Barat Perkuat Integrasi Data dan Evaluasi Kinerja

×

Monev Pengendalian Sengketa, Kantah Pasaman Barat Perkuat Integrasi Data dan Evaluasi Kinerja

Sebarkan artikel ini
Jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman Barat mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa se-Sumatera Barat yang digelar Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Barat.
Singkatnya Gini...
  • Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar Kanwil BPN Provinsi Sumatera Barat guna memperkuat tata kelola dan evaluasi kinerja bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa.
  • Pertemuan ini memfokuskan pada optimalisasi integrasi data sengketa agar lebih terpadu dan mutakhir, sekaligus menyinkronkan target kegiatan dengan realisasi penyerapan anggaran.
  • Penguatan sistem monitoring dan integrasi data tersebut ditujukan untuk meningkatkan akuntabilitas, efektivitas penanganan masalah pertanahan, serta mutu pelayanan publik secara terukur.
Penafian: Poin utama ini diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Simpang Empat, Khazminang.id– Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman Barat memperkuat pengelolaan data dan evaluasi kinerja di bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa (PPK) melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Barat, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi bagi jajaran Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa dari Kantor Pertanahan se-Sumatera Barat. Selain membahas perkembangan pelaksanaan kegiatan, Monev juga diarahkan untuk menyelaraskan data monitoring dan evaluasi agar dapat digunakan sebagai dasar pemantauan serta tindak lanjut secara lebih efektif.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Kegiatan dipimpin Kepala Bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Barat, Hardi Yuhendri. Sejumlah Kepala Seksi beserta operator pelaksana dari Kantor Pertanahan kabupaten dan kota se-Sumatera Barat turut mengikuti kegiatan tersebut.

Dari Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman Barat, kegiatan diikuti Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Hamdani, bersama jajaran terkait.

Salah satu fokus pembahasan dalam Monev adalah optimalisasi integrasi data pada bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa. Melalui integrasi tersebut, data dari masing-masing Kantor Pertanahan diharapkan dapat tersaji secara terpadu, akurat, konsisten dan diperbarui secara berkala.

Baca Juga:  Sudah Beli Tanah tapi Nama Belum Berubah di Sertifikat? Ini yang Harus Dilakukan

Ketersediaan data yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam mendukung proses monitoring dan evaluasi. Dengan data yang lebih tertata, capaian kegiatan, kendala di lapangan maupun kebutuhan tindak lanjut dapat diidentifikasi secara lebih sistematis.

Selain aspek data, kegiatan juga membahas penyerapan anggaran serta sinkronisasi antara target kegiatan dan realisasi keuangan. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai perencanaan sekaligus mendukung efektivitas pengelolaan anggaran pada bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa.

Bagi Kantah Pasaman Barat, penguatan sistem monitoring dan evaluasi tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pelaporan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pelaksanaan tugas. Data yang akurat dan mutakhir dapat membantu jajaran pertanahan dalam menentukan langkah tindak lanjut berdasarkan kondisi dan capaian yang terukur.

Melalui kegiatan tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Pasaman Barat turut mendorong penguatan koordinasi dan konsistensi pengelolaan data di lingkungan BPN. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pengendalian dan penanganan sengketa secara lebih terarah, terukur dan akuntabel.

Baca Juga:  Wako Ramlan Lepas Dua Kafilah Bukittinggi Ikuti MTQ Nasional Korpri ke-8 di Makassar

Penguatan tata kelola data dan evaluasi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan. Dengan koordinasi yang semakin baik antara Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan, pelaksanaan program di bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta mampu mendukung penyelesaian berbagai persoalan pertanahan sesuai ketentuan yang berlaku. (rel)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.