Lubuk Sikaping, Khazminang.id – Mahasiswa Universitas Andalas Padang yang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 di Nagari Tanjuang Baringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat setempat.
Mereka berbaur bersama masyarakat dan melaksanakan beragam program kegiatan untuk menambah pengetahuan warga. Salah satunya sosialiasi program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Unand ini, memberikan pemahaman kepada pada murid SD Negeri 32 Tanjuang Baringin tentang pentingnya cuci tangan, Rabu (21/01/2026).
Dosen Pembimbing Lapangan KKN Unand 2026, Dr. Misnar Syam, SH, MH mengatakan, KKN ini berlangsung selama 35 hari. Para mahasiswa telah berada di tengah masyarakat sejak dilepas secara resmi, Jumat (02/01/2026) dan KKN akan berakhir Sabtu (07/02/2026).
“KKN ini merupakan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Alhamdulillah, mereka mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat dengan berbagai kegiatan yang mereka gelar,” jelas Dr. Misnar Syam, SH, MH yang juga dosen Fakultas Hukum Unand ini, Rabu (28/01/2026) di Padang.
Sosialisasi PHBS ini diikuti sebanyak 121 murid SD Negeri 32 Tanjuang Baringin mulai dari Kelas I hingga Kelas VI. Beberapa anak sepertinya belum terbiasa dengan kegiatan cuci tangan sebelum makan atau cuci tangan setelah bermain atau setelah melakukan kegiatan lainnya.
Ketika diajarkan para mahasiswa sekaligus praktek cuci tangan yang benar, para tunas bangsa itu dengan antusias mengikutinya. Sebuah galon air disediakan pihak sekolah lengkap dengan kran menjadi tempat praktek mereka.
“Cuci tangan sebelum makan dan cuci tangan setelah bermain itu penting dilakukan agar kita terhindar dari penyakit, terutama diare dan penyakit pencernaan lainnya,” terang Kamila, salah seorang peserta KKN yang memberikan materi PHBS kepada para belia itu.
Para guru, menurut Kamila, sangat berterima kasih atas sosialisasi yang dilakukan mahasiswa KKN Unand. Sebab banyak murid mereka yang belum paham arti penting cuci tangan dan dampaknya bagi kesehatan.
Ditambahkan Misnar Syam, KKN ini merupakan ajang bagi para mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang diperolehnya dibangku kuliah secara nyata di lapangan. Selain itu KKN juga meningkatkan kepedulian sosial para intelektual muda ini, membentuk kepribadian mereka (etos kerja, kepemimpinan, kemandirian), serta membantu pemberdayaan dan pembangunan masyarakat melalui solusi praktis dari bidang studi mereka.
“KKN menjadi jembatan antara dunia akademik dan realitas sosial, melatih mahasiswa menjadi inovator dan problem solver, sekaligus memberikan manfaat bagi perguruan tinggi dan pemerintah daerah,” katanya. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






