Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Ekonomi

Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Kehadiran Klinik UMKM Minang Bangkit Bukti Nyata Keseriusan Negara Pulihkan Sektor UMKM

×

Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Kehadiran Klinik UMKM Minang Bangkit Bukti Nyata Keseriusan Negara Pulihkan Sektor UMKM

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Sumbar Muhidi menyerahkan piagam penghargaan terhadap pihak-pihak yang ikut berkontribusi terhadap bangkitnya sektor UMKM di daerah tersebut 

Padang, Khazminang.id – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Muhidi, MM menegaskan, kehadiran Klinik UMKM Minang Bangkit menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam melindungi dan memulihkan sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Kami sangat mengapresiasi program aktivasi Klinik UMKM Bangkit Minang Bangkit ini,” ujar Muhidi saat menghadiri peresmian Klinik UMKM Minang Bangkit oleh Wakil Menteri UMKM RI Helvi Y Moraza di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Jumat (23/1/2026).

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Dikatakan, hal ini merupakan gagasan kolaborasi pusat dan daerah yang memang sangat kita diharapkan. Untuk itu, iya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian UMKM yang dihadiri langsung Wakil Menteri UMKM RI Helvi Y Moraza.

Sekali lagi, Muhidi sangat mengapresiasi sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pemulihan 4.876 UMKM terdampak bencana melalui Klinik UMKM Minang Bangkit.

Ia menegaskan, program ini secara khusus memprioritaskan pendampingan terhadap UMKM terdampak bencana, namun tetap membuka peluang bagi pelaku UMKM lainnya untuk mendapatkan layanan serupa.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sumbar, Sutan Varel Oriano Sosialisasikan Perda No.3 Tahun 2023 di Nagari Koto Baru Kabupaten Dharmasraya

“Fokus utama memang UMKM terdampak bencana. Namun tidak menutup kemungkinan UMKM lain juga bisa masuk. Yang terpenting, klinik ini bekerja serius, fokus, dan berkelanjutan,” katanya.

Muhidi menjelaskan, Klinik UMKM Minang Bangkit dirancang dengan pendekatan layaknya layanan kesehatan, yakni melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi usaha pelaku UMKM.

Karena ini klinik, katanya, maka intinya memeriksa apa masalah UMKM-nya, apa kebutuhannya, lalu apa resep agar UMKM itu bisa maju dan berkembang kembali.

Pendekatan tersebut, jelasnya lagi, meliputi identifikasi persoalan usaha, analisis kebutuhan pendampingan, hingga pemberian rekomendasi atau strategi konkret yang aplikatif. 

“Dengan pendekatan ini, pemulihan UMKM diharapkan tidak bersifat seremonial, melainkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh pelaku UMKM, khususnya yang terdampak bencana, agar memanfaatkan keberadaan Klinik UMKM Minang Bangkit secara optimal sebagai sarana pemulihan dan peningkatan kapasitas usaha.

“Kita harap seluruh UMKM memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. Ini adalah kesempatan untuk pulih dan bangkit kembali bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri UMKM RI Helvi Y Moraza mengatakan, Kementerian UMKM mendirikan Klinik UMKM sebagai pusat pemulihan dan penguatan UMKM pascabencana, sekaligus mendorong pelaku usaha agar bisa naik kelas.

Baca Juga:  Disnakertrans Sumbar Gelar Bimtek Pengesahan PP melalui e-PP dan e-PKB

“Klinik UMKM ini menjadi simpul koordinasi untuk pendataan UMKM by name by address, pemulihan mental dan trauma healing, pendampingan usaha terarah, akses pembiayaan yang tepat, serta penguatan akses pasar melalui digitalisasi,” jelas Helvi.

Di tempat yang sama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. 

Ia menyebut, Klinik UMKM Minang Bangkit sejalan dengan kebutuhan masyarakat Sumbar yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.

Dari total 740.347 UMKM di Sumatera Barat, tercatat 4.876 UMKM terdampak langsung bencana, sementara 11.107 pelaku UMKM nasabah perbankan turut terdampak secara langsung maupun tidak langsung.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, katanya, pemerintah daerah, dan DPRD, Klinik UMKM Minang Bangkit diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan UMKM sebagai fondasi perekonomian daerah ini. (*)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.