Lubuk Basung, Khazanah — Pemerintah Kabupaten Agam terus mendorong penguatan infrastruktur mitigasi bencana di kawasan Gunung Marapi, terutama melalui peningkatan kualitas jalan evakuasi. Salah satu prioritasnya adalah pengaspalan jalur evakuasi dan penanganan DAM Tebing di akses Cumantiang yang menjadi jalur mobilitas sekitar 973 warga di kawasan tersebut.
Wilayah itu disebut berada dalam zona evakuasi wajib dengan status Siaga Level III. Karena itu, ketersediaan akses jalan yang memadai dinilai penting untuk mendukung pergerakan masyarakat ketika evakuasi diperlukan.
Dari total kebutuhan pengaspalan sepanjang 3,5 kilometer, realisasi pekerjaan pada tahun ini baru mencapai 390 meter. Pemerintah Kabupaten Agam masih mendorong kelanjutan pekerjaan agar jalur evakuasi dapat berfungsi lebih optimal.
Penguatan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko bencana, khususnya di kawasan rawan yang membutuhkan jalur evakuasi aman dan dapat digunakan ketika kondisi darurat.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR), Tito Karnavian, mengatakan pemulihan konektivitas merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam penanganan pascabencana.
Tahap selanjutnya, menurut Tito, adalah meningkatkan kualitas jalan dan jembatan yang semula hanya dapat difungsikan menjadi infrastruktur permanen.
“Tahap selanjutnya adalah meningkatkan kondisi jalan dan jembatan dari fungsional menjadi permanen,” katanya.
Tito juga meminta pemerintah daerah memanfaatkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk rehabilitasi, mitigasi, antisipasi bencana, serta perbaikan infrastruktur yang rusak. Penggunaan anggaran tersebut harus berkaitan langsung dengan penanganan bencana dan percepatan pemulihan masyarakat.
Bupati Agam, Benny Warlis, mengatakan pemulihan infrastruktur membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah, TNI/Polri, pemerintah pusat, dan masyarakat.
Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga akses masyarakat kembali normal dan didukung infrastruktur yang lebih aman dalam menghadapi potensi bencana. (Eko)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.




