Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Intensitas Curah Hujan Tinggi, Longsor di Ngarai Bukik Cangang

×

Intensitas Curah Hujan Tinggi, Longsor di Ngarai Bukik Cangang

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bukititinggi, Ramlan Nurmatias meninjau longsor di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh

Bukittinggi, khazminang.id- Mencermati keterangan Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan yang dikeluarkan di Padang Pariaman, 21 November 2025, Nomor: e.B/ME.02.04/039/KPDG/XI/2025, tentang potensi kejadian bencana hidrometeorologi Sumatera Barat, berlaku tanggal 21-27 november 2025.

Memperhatikan kondisi dinamika atmosfer terkini, periode 21-27 November 2025 diperkirakan berada di bawah pengaruh penguatan signifikan Monsun Asia yang memicu dominasi angin baratan di wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan tersebut berdampak pada meningkatnya peluang kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat, seperti banjir, tanah longsor, banjir badang, genangan, angin kencang, petir/kilat dan jalan licin.

Akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, dan potensi banjir serta longsor yang mengakibatkan terdampak pada warga masyarakat, seperti banjir di Kabupaten Agam, bahkan di Kota Bukittinggi di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh terjadi longsor.
Lurah Bukik Cangang Kayu Ramang Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Westi Wismar, S.H., yang akrab disapa Tiwi, Selasa (25/11/2025) pada acara dialog di RRI, mengatakan bahwa longsor terjadi sekira pada pukul 10.00 WIB, Senin (24/11/2025) dan mengakibatkan sebelas kepala keluarga (11 KK) atau lima puluh delapan jiwa harus diungsikan ke lokasi yang lebih aman, pasca terdengarnya dentuman dan longsor di bibir ngarai di wilayah itu.

Baca Juga:  BRI RO Padang Bagikan 5000 Nasi Bungkus pada Warga Terdampak Banjir

Warga yang diungsikan sebagian besar ditempatkan di kantor KPPN Bukittinggi, namun ada juga yang memilih untuk tinggal di rumah saudara atau mencari kos-kosan sendiri. “Kami telah memfasilitasi warga yang diungsikan dengan makanan, obat-obatan, dan vitamin,” tambah Tiwi.

Dikatakannya, pihaknya apresiasi dukungan Kepala KPPN Bukittinggi, Khairil Indra yang telah menyediakan fasilitas untuk warga yang diungsikan, termasuk tempat tidur, kamar mandi, dan aula.

Disebutkan Lurah Bukik Cangang Kayu Ramang, Tiwi, dengan kejadian bencana longsor tersebut, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi Camat ABTB Hendra Eka Putra, Kepala Satpol PP, Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penangguan Bencana Daerah (BPBD), Lurah dan isntansi terkait meninjau lokasi yang terdampak longsoran dan juga langsung meninjau warga di lokasi pengungsian.

Lebih lanjut Tiwi menjelaskan, lansia dan anak-anak adalah prioritas dalam proses evakuasi dan penempatan warga yang diungsikan. “Kami ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang memadai dan aman,” kata Tiwi.

Warga yang diungsikan berharap agar proses evakuasi dan penempatan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga mereka dapat kembali ke kehidupan normal. Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen untuk memastikan keselamatan warga dan akan melakukan upaya-upaya untuk mencegah terjadinya longsor di masa depan. (Iwin SB)

Baca Juga:  Usia Dini Generasi Gemilang : Pelajar SDN 02 Percontohan Melaksanakan Kegiatan Kokurikuler di Kantor Kelurahan Kayu Kubu

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.