Padang, Khazminang.id – Alumni SMA 3 (Ikasmantri) Padang menggelar silaturahmi lintas angkatan, mempererat persaudaraan dalam suasana penuh kekeluargaan di Hotel Padang, Minggu (5/4/2026).
Meski sibuk dengan rutinitas dan berdomisili di berbagai kota di tanah air, namun mereka selalu meluangkan waktu untuk bertemu dan membahas berbahai hal untuk kemajuan alumni dan almamater.
Namun pertemuan kali ini, juga menyepakati agenda untuk mengadakan musyawarah besar luar biasa (Mubeslub) sesegera mungkin menyusul mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Pengurus Besar (PB) Ikasmantri periode 2024-2028. Sebanyak 30 angkatan alumni SMA 3 Padang menyatakan sepakat untuk menggelar Mubeslub sesuai mekanisme yang diatur dalam AD/ART Ikasmantri Padang.
“Persoalan di tubuh PB Ikasmantri ini sudah berlangsung cukup lama, sebab setelah dilantik pengurus tidak menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART. Selama ini kami masih bersabar karena mengikuti petuah senior. Tetapi sabar itu juga ada batasnya,” terang Ketua Panitia Pelaksana Silaturahmi Ikasmantri Lintas Angkatan, Utama Fitri saat membuka pertemuan.
Dalam beberapa pertemuan dengan rekan lintas angkatan disepakati jika kondisi ini harus diakhiri. PB Ikasmantri harus kembali ke AD/ART dengan jalan menggelar Mubeslub yang disetujui oleh 2/3 angkatan alumni. Persyaratan itu terpenuhi karena para alumni lainnya juga merasakan hal yang sama, ada yang tidak beres dengan pengurus saat ini.
“Dukungan Mubeslub berdatangan dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan tertua yaitu Ikasmantri 80 hingga Ikasmantri 2025,” terang Caut panggilan akrab Utama Fitri.
Perwakilan Ikasmantri 2019 sampai Ikasmantri 2025, Diki dan perwakilan Ikasmantri 88 Rennal Arifin pada prinsipnya tak menampik kondisi kronis di tubuh PB Ikasmantri Padang. Semangat yang dibangun dulu ketika membentuk pengurus PB Ikasmantri Padang adalah untuk bersama-sama membesarkan organisasi dan memajukan almamater.
“Tapi baru saja roda organisasi berjalan, sudah terjadi pergantian kepengurusan dengan melakukan amputasi tanpa prosedur, mengabaikan semangat persaudaraan. Ketua harian diganti, menyusul mengganti sekretaris umum dan bendahara umum. Jadi keinginan Mubeslub ini adalah suatu hal yang mungkin dilakukan dan merupakan hak alumni,” terang Rennal.
Ketua Ikasmantri 88, Rennal Arifin yang juga Wakil Ketua Bidang Hukum PB Ikasmantri Padang.
Ketua Ikasmantri 86, Adrian menambahkan, seharusnya Ikasmantri itu menjadi rumah gadang bersama bagi para alumni, tempat mereka berkiprah dan saling memberikan dukungan baik untuk pengembangan pribadi alumni maupun perkembangan almamater. Tetapi ekspektasi yang dibangun alumni terhadap pengurus yang terbentuk tidak sesuai dengan kenyataannya.
“Kami Ikasmantri 86 dari awal selalu solid dan tetap komit dengan semangat Ikasmantri adalah rumah gadang bersama bagi para alumni. Mari kita kembali ke garis perjuangan,” katanya.
Selanjutnya, mosi tak percaya terhadap Ketua Umum PB Ikasmantri periode 2024-2028 ditandatangani oleh ketua masing-masing angkatan dan dilanjutkan dengan penandatangan dukungan pelaksanaan Mubeslub PB Ikasmantri Padang. PB Ikasmantri saat ini telah melenceng dari tujuan organisasi sebagai ajang silaturahmi.
“Untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan alumni serta mengembalikan marwah Ikasmantri sebagai yang diamanahkan oleh pendiri Ikasmantri, maka Mubeslub harus segera dilaksanakan,” tegas Rennal Arifin lagi.
Terakhir, seluruh alumni yang hadir dan menjadi pengurus pada PB Ikasmantri periode 2024-2028, membacakan pernyataan sikap pengunduran diri mereka secara kolektif.
“Keputusan ini bukan diambil secara emosional, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral atas rusaknya prinsip dasar organisasi yang seharusnya dijunjung tinggi,” tegas Caut.
Di akhir pertemuan, dibentuk panitia Organizing Committee (OC) dan Sterring Committee (SC) untuk mempersiapkan Mubeslub yang direncanakan akan dilaksanakan di aula SMA 3 Padang. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






