Padang, Khazminang.id – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Muhidi, MM minta pemerintah daerah segera menetapkan pendataan sebagai dasar perencanaan pemulihan pascabencana banjir dan longsor.
“Secara kelembagaan, DPRD Sumbar siap melakukan pergeseran anggaran guna mempercepat proses pemulihan,” ujar Muhidi saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait percepatan pemulihan wilayah pascabencana hidrometeorologi di Istana Gubernur Sumbar, Senin malam (5/1).
Dikatakan, pemerintah daerah harus menetapkan skala prioritas penanganan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap.
“Harus direncanakan secara matang, termasuk dalam pemilihan lahan yang aman dan berada di luar zona rawan bencana,” tegas dia.
Tidak hanya itu, lanjut Muhidi, penentuan lokasi hunian juga harus mempertimbangkan kemudahan akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
“Pembangunan hunian jangan sampai justru menyulitkan masyarakat untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.
Selain aspek hunian, tegas Muhidi, upaya stimulasi ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana sangat penting, terlebih menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri.
Karena menurutnya, pada masa pemulihan masyarakat dapat dirangkul untuk terlibat dalam berbagai kegiatan pekerjaan dan diberikan upah, sehingga perekonomian keluarga tetap berjalan.
“Secara keseluruhan, DPRD Sumbar mendukung langkah pemerintah daerah dalam proses pemulihan mulai dari pendataan hingga perencanaan, DPRD siap mendukung melalui pergeseran anggaran serta melakukan pengawasan,” tutup Muhidi.
Sementara Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengapresiasi komitmen seluruh unsur Forkopimda, Bupati/Walikota, kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung percepatan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di Sumbar.
Meskipun undangan Focus Group Discussion (FGD) disampaikan dalam waktu yang relatif singkat, namun angka kehadiran tetap tinggi, bukti tingginya komitmen bersama untuk percepatan penanganan pascabencana di Sumbar.
“Saya mengapresiasi kehadiran seluruh pihak. Walaupun undangan kita sampaikan dalam waktu singkat, tapi semuanya bisa hadir, baik secara langsung maupun daring. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk percepatan penanganan pascabencana,” ujar Mahyeldi. (*)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






