Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
Berita

Dukung Kunjungan Wisatawan, Tambua Tasa Bergema di Matur Creative Space

×

Dukung Kunjungan Wisatawan, Tambua Tasa Bergema di Matur Creative Space

Sebarkan artikel ini

Agam, Khazminang.id – Iven Pesona Tambua Tasa 2025 bertajuk “Bakato Jo Gandang, Basuo Jo Budayo” secara resmi dibuka yang ditandai dengan pemukulan tambua oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi Sekda Kab Agam, M. Lutfi AR, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Camat Matur, Forkopimca dan tokoh adat Matur di Lapangan Hijau Matur, depan Kantor Camat Matur, Kabupaten Agam, Sabtu (8/11/2025).

Masyarakat menyambut antusias helat tambua tasa ini. Pagelaran seni ini merupakan bagian integral dari budaya lokal dalam memeriahkan berbagai acara besar. Festival ini tak sekadar ajang hiburan atau pertunjukan seni, tetapi merupakan wujud nyata kecintaan para generasi muda terhadap warisan budaya daerah.

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memberikan apresiasi, ekaligus bangga pada generasi muda yang telah mengangkat dan melestarikan seni tradisional Minangkabau, khususnya alat musik tambua tasa. Alat musik tradisional ini merupakan bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Minangkabau sejak dahulu kala.

Baca Juga:  BRI Peduli Kelola 22 Ton Sampah Usai MotoGP Mandalika 2024

“Ini bukti anak muda kita peduli dengan kesenian alat musik tambua tansa melalui Matur Creative Space yang diselenggarakan tiap tahun di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam,” kata Mahyeldi.

Pihaknya mengajak anak-anak muda untuk terus bersemangat dalam menjaga dan melestarikan seni budaya sehingga seni budaya kita tetap eksis di tempat lahirnya. Melalui festival semacam ini, diperkenalkan kepada generasi muda bahwa di balik dentuman Tambua dan Tasa tersimpan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan semangat perjuangan.

“Nilai-nilai itulah yang harus terus kita wariskan dan jaga agar tidak hilang ditelan zaman,” ucapnya.

Gubernur Mahyeldi juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk berupaya membangkitkan semangat masyarakat dalam mempertahankan khasanah seni budaya kita melalui program dan kegiatan yang terkait.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh panitia penyelenggara yang ikut mendorong kemajuan sektor kepariwisataan melalui pendekatan kebudayaan dengan menyelenggarakan Pesona Tambua Tasa yang di ikuti 31 peserta dari berbagai daerah Provinsi Sumbar dan Riau.

“Luar biasa, saya ingin ke depannya acara ini bisa lebih meriah lagi agar tradisi dapat tumbuh berdampingan dengan geliat ekonomi yang terus berkembang,” pintanya.

Baca Juga:  Pupuk Indonesia Sosialisasikan HET Pupuk Bersubsidi Terbaru

Sementara Sekdakab Agam, Muhammad Lutfi AR mengatakan, festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk menanamkan semangat dan melestarikan budaya Minangkabau kepada generasi muda.

“Acara ini diadakan untuk mendukung program kunjungan wisatawan serta meningkatkan aktivitas kebudayaan daerah Sumatera Barat pada tahun 2025 ini,” katanya.

Festival tambua tasa kesenian anak nagari bukan sekadar perayaan seni dan tradisi, melainkan sebuah tonggak penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan warisan budaya Minangkabau.

“Kami ucapkan selamat berlomba kepada seluruh peserta, semoga yang terbaik keluar sebagai juara,” ungkap Lutfi.

Kegiatan ini sesuai dengan visi Agam untuk melestarikan kebudayaan di daerah itu, apalagi Agam sangat kaya dengan seni, budaya, dan tradisi.

Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Menurut Lutfi banyak kesenian dan kebudayaan daerah lain perlu difasilitasi secara bersama dalam skala besar dengan melibatkan peserta dari kabupaten dan kota di Sumbar. (adpsb/devi)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.

Baca Juga:  Benarkah Pajak Kendaraan Naik 66% karena Ada Opsen? Begini Hitung-hitungannya