Scroll untuk baca artikel
Banner Harian Khazanah
BeritaIptekPilihan RedaksiSeni & Budaya

Dr. Syeilendra, M. Hum.: Perkuliahan Musik Iringan Tari dengan Metode Drill Cocok untuk Mahasiswa Pendidikan Tari

×

Dr. Syeilendra, M. Hum.: Perkuliahan Musik Iringan Tari dengan Metode Drill Cocok untuk Mahasiswa Pendidikan Tari

Sebarkan artikel ini

Padang, Khazminang.id– Perkuliahan Musik Iringan Tari selama ini belum mencapai tujuan pembelajaran.yang diharapakan di Program Studi Pendidikan Tari, Departemen Seni Darama Tari dan Musik (Sendratasik) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP).

Kenyataan inilah yang mendasari tim penelitian dari Departemen Sendratasik FBS UNP yang diketuai Dr. Syeilendra, M. Hum., melakukan penelitian dengan judul Penerapan Model Drill Terhadap Kemampuan Praktik Musik Iringan Tari di Prodi Pendidikan Tari Departemen Sendratasik FBS UNP, selama enam bulan terakhir

Iklan
Scroll Untuk Baca Artikel

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis  capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) yang sudah digariskan pada kompetensi awal mata kuliah

Setelah dilakukan penelitian dan dilaksanakan pelatiah didapat hasil nahwa dalam pembelajaran musik iringan tari di prodi tari sudah mencapai hasil yang signifikan dengan  bahan ajar musik iringan tari, seperti music iringan tari Rantak dan an tari Pasambahan.

Proses latihan dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan bagi mahasiswa, sehingga hasil latihan sangat memuaskan. Dengan menggunakan metode Drill

Metode Drill  adalah  satu  kegiatan melakukan hal yang sama, berulang-ulang secara sungguh-sungguh dengan tujuan untuk memperkuat suatu asosiasi atau menyempurnakan keterampilan agar menjadi bersifat permanen.

Baca Juga:  Ade Mulyani Staf Ahli Pemko Bukittinggi : Peran Orari Dengan Pemerintah

“Tiap-tiap langkah kemajuan tercapai dengan baik, latihan–latihan untuk keterampilan tindakan yang bersifat otomatik, latihan diberikan dengan memperhitungkan kemampuan/daya tahan mahasiswa,” ujar ketua tim peneliti, Dr. Syeilendra, M. Hum, kepada Khazminang.id., Senin (11/8).

Dijelaskan Syeilendra, hal ini membuktikan penerapan metoda drill berhasil. Dalam menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan materi ajar, ternyata pada proses pelaksanaan pembelajaran siswa mampu membuktikan prestasi yang maksimal.

“Pembelajaran terkondisi dengan baik dan sesuai dengan kaidah keilmuan pendidikan dan  dapat meningkatkan hasil belajar yang tuntas.  Proses pembelajaran tuntas dengan metoda yang  tepat  sesuai dengan tujuan pembelajaran. Dalam konteks ini,  pendidikanlah yang dapat mengantarkan pada pencapaian tujuan pembelajaran tersebut, tutupnya.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.