Padang-Semen Padang gagal meraih hasil sempurna atas PSIM Yogyakarta. Bermain di Stadion Agus Salim, Rabu (4/3/26), Kabau Sirah julukan Semen Padang hanya mampu bermain imbang 0-0.
Hasil imbang pada pekan ke-24 Super League ini memakan korban. Pelatih kepala Dejan Antonic langsung di pecat manajemen Kabau Sirah.
Namun pemecatan pelatih asal Serbia menjadi tanda tanya besar bagi pencinta sepakbola Sumbar. Pasalnya, dalam meramu tim Dejan cukup memuaskan, namun karena perekrutan pemain yang kurang profesional di lakukan manajemen terutama pemain asing, membuat Dejan tidak bisa mengembangkan program dengan sempurna.
Pemecatan Dejan langsung diumumkan manajemen lewat media sosial milik klub Semenpadang.id. “Terima kasih Coach Dejan Antonic,” tulisan singkat di IG klub.
Menghadapi PSIM, sejak kick off Semen Padang langsung menekan pertahanan PSIM. Beberapa peluang berhasil mereka ciptakan, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol.
Di babak kedua, Semen Padang makin mengurung pertahanan PSIM. Tim asal Yogyakarta ini sangat sulit mengembangkan permainan, sepanjang pertandingan di babak kedua, Semen Padang mengurung pertahanan PSIM. Namun, karena lemahnya penyelesaian akhir dari pemain Semen Padang hingga laga berakhir kedudukan 0-0 tetap bertahan. (faisal budiman)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News Khazminang.id. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






